Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Kupi Beungoh

World Veterinary Day 2025: Meneguhkan Otoritas Dokter Hewan

Peringatan ini diinisiasi oleh Asosiasi Kedokteran Hewan Dunia (World Veterinary Association/WVA) yang telah berlangsung sejak tahun 2000.

Editor: Yeni Hardika
FOR SERAMBINEWS.COM
Azhar Abdullah Panton, Alumnus Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh 

Oleh: Azhar Abdullah Panton*)

Belum banyak yang tahu, setiap Sabtu pekan terakhir bulan April, diperingati sebagai Hari Kedokteran Hewan Dunia (World Veterinary Day/WVD).

Peringatan ini diinisiasi oleh Asosiasi Kedokteran Hewan Dunia (World Veterinary Association/WVA) yang telah berlangsung sejak tahun 2000.

WVD dihadirkan sebagai upaya dalam mempromosikan profesi dokter hewan.

Disamping itu, peringatan WVD juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan hewan dan manusia, keamanan pangan, dan lingkungan. 

Tahun ini, WVD jatuh pada 26 April 2025 yang mengusung tema ‘Kesehatan Hewan Memerlukan Kerja Sama’.

Tema ini dipilih sebagai upaya menyoroti sifat dinamis layanan kesehatan hewan yang memerlukan kerja sama dan kolaborasi guna mengatasi berbagai tantangan dalam kesehatan dan perawatan hewan.

Dengan bekerja sama, tim kesehatan hewan  yang terdiri dari dokter hewan, teknisi dan tenaga profesional kesehatan hewan, manajer klinik dan rumah sakit hewan, serta elemen terkait lainnya dapat memastikan standar perawatan dan dukungan tertinggi bagi hewan dan pemiliknya. 

Dewasa ini, sebagai pilar utama kesehatan hewan, kontribusi dokter hewan semakin nyata dan penting dalam mewujudkan konsep ‘one health’, yaitu pendekatan terpadu yang menyelaraskan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan guna mencapai kesehatan optimal secara berkelanjutan.  

Baca juga: Dilema Etika Kedokteran di Era Digital

Kolaborasi antar bidang ini semakin dibutuhkan mengingat kesehatan manusia, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan adalah kesatuan yang tidak terpisahkan.

Sejak manusia tercipta di muka bumi ini, permasalahan kesehatan hewan telah menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan, ketenangan, dan kebahagiaan manusia.

Sejalan dengan semboyannya ”Manusya Mriga Satwa Sewaka” yang bermakna mensejahterakan manusia melalui kesejahteraan hewan, dokter hewan adalah salah satu pondasi utama dalam mensejahterakan manusia.

Jika pondasi ini rapuh maka mewujudkan kesejahteraan manusia hanya angan belaka. 

Pekerjaan penting dokter hewan adalah menyehatkan hewan beserta lingkungannya, menjamin keamanan produk hewan, dan mencegah penyakit-penyakit zoonosis yang kerap mengancam jiwa manusia.

Perkembangan global saat ini juga menjadikan posisi dokter hewan semakin strategis dalam mempertahankan keamanan negara, ekonomi nasional, dan penyelamatan jiwa manusia melalui upaya penolakan penyakit hewan menular melalui importasi hewan hidup dan produk hewan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved