Kamis, 28 Mei 2026

Tafakur

Kapan Hari Tasyrik Dilaksanakan dan Mengapa Dilarang Berpuasa?

Selain itu, Hari Tasyrik juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, mempererat silaturahmi, serta mensyukuri nikmat yang telah...

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Eddy Fitriadi
TribunBatam
Ilustrasi Hari Tasyrik. Kapan Hari Tasyrik Dilaksanakan dan Mengapa Dilarang Berpuasa? 

Dalam hadis riwayat An-Nasa’i disebutkan: “Hari Arafah, hari Idul Adha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita umat Islam, dan merupakan hari-hari untuk makan dan minum” (HR. An-Nasa’i no. 2954).

2. Memperbanyak ibadah dan dzikir Meskipun berpuasa dilarang, umat Islam tetap dianjurkan memperbanyak zikir, doa, dan takbir. Ini adalah momen untuk memperkuat hubungan dengan Allah dan mengisi hari-hari dengan ibadah.

3. Menyembelih hewan kurban Hari Tasyrik juga masih merupakan waktu yang sah untuk melaksanakan penyembelihan kurban.

 Ibadah ini merujuk pada perintah Allah dalam Surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” Ibadah kurban pada hari-hari ini menegaskan bentuk ketakwaan dan penghambaan kepada Allah.

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Baca juga: Trump vs Elon Musk Bikin Heboh! Pejabat Rusia Tawari Damai Dibayar Saham Starlink?

 

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved