Kupi Beungoh
Merajut Ukhuwah dengan Berkurban
Sungguh kurban ini dapat menjadi sarana merajut ukhuwah dengan sesama muslim, dan menjadi media dakwah dengan masyarakat non muslim.
Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag
Makan Daging bagi orang kaya, itu biasa. Makan daging bagi orang miskin, ini hal yang luar biasa. Orang miskin itu, kita yakin jarang makan daging, atau mungkin tidak pernah makan daging karena tidak mampu membeli, kecuali Hari Raya kurban.
Bisa kita bayangkan, betapa mereka sangat merindukan, mengharap-harap datangnya Idul Adha. Agar mereka bisa mendapatkan kurban, bisa makan daging saudaraku.
Namun terkadang takdir berkata lain, ada tempat tidak ada hewan yang bisa di-kurbankan meski hanya seekor kambing. Ini karena tidak ada masyarakat setempat yang mampu Berkurban, dari penguasa pun tidak ada yang mengirimkan mereka sapi atau kambing untuk di kurban kan.
Sedih bukan? Hari Raya kurban ada umat Islam tidak mendapatkan daging kurban? Sementara kita lihat ada tempat lain kurbannya melimpah, sangat banyak sampai mubazzir.
Andaikan kurban itu bisa merata disemua tempat, termasuk bisa dibagikan kepada yang bukan muslim. Sungguh kurban ini dapat menjadi sarana merajut ukhuwah dengan sesama muslim, dan menjadi media dakwah dengan masyarakat non muslim.
Sejarah Lahirnya Perintah Berkurban
Berawal dari peristiwa Nabi Ibrahim diperintah oleh Allah untuk menyembelih anaknya yang bernama Ismail, ketika Nabi Ibrahim menyembelih Nabi Ismail, tanpa disadari oleh Nabi Ibrahim, Allah telah mengantikan Nabi Ismail dengan seekor kibas, sehingga yang disembelih Nabi Ibrahim bukanlah Nabi Ismail melainkan seekor kibas.
MasyaAllah, sebuah keajaiban, sebuah kekuasaan, sebuah anugerah, banyak pelajaran yang luar biasa bagi orang-orang beriman, bahwa perintah Allah benar, janji Allah itu benar, Allah itu benar, Allah itu ada meski kita tidak mampu melihat-Nya.
Tentang awal mula kisah lahirnya kurban, dapat kita lihat dari ayat Al-Qur'an berikut ini:
"Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail, sebagai pengorbanan, dan kemudian Nabi Ismail diganti dengan seekor kambing. (QS. Ash-Shofat 102-107).
Baca juga: Sapi Kurban yang Sudah Disembeli Tiba-tiba Hidup Lagi dan Ngamuk, Warga Panik Panggil Polisi
Perintah Berkurban Bagi Umat Islam
Ayat Al-Qur'an dan Hadits memerintahkan umat Islam untuk Berkurban. Kita bisa lihat dalam Ayat Al-Qur'an dan Hadis berikut ini:
"Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah. (QS. Al-Kautsar :2).
Dalam ayat lain Allah sebutkan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dr-Ainal-Mardhiah-SAg-MAg-Dosen-UIN-Ar-Raniry-Banda-Aceh-14-2.jpg)