Konflik Iran vs Israel

Ali Khamenei Tak Gentar Dibunuh Israel: Jika Musuh Berhasil Membunuhku, Iran Tak Akan Rugi

Benjamin Netanyahu terang-terangan mengungkapkan niatnya membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Editor: Faisal Zamzami
X/Twitter
KHAMENEI - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terang-terangan mengungkapkan niatnya membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. 

Menurut mereka, Trump secara langsung menyampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak mengeksekusi rencana tersebut.

Trump belum memberikan komentar publik atas laporan itu.

Ketika ditanya soal kemungkinan veto dari Washington, Netanyahu menjawab kepada Fox News: “Kami melakukan apa yang perlu kami lakukan, dan saya pikir Amerika Serikat tahu apa yang baik untuk mereka.”


Sumber di Israel mengatakan kepada CBS News bahwa meskipun Israel tidak membunuh pemimpin politik secara prinsip, siapa pun yang memutuskan soal program militer dan nuklir “tidak boleh hidup bebas dan mudah.”

Pengamat menilai pembunuhan terhadap tokoh-tokoh kunci militer dan ilmuwan Iran menunjukkan Israel ingin melemahkan struktur kekuasaan Iran dari dalam.

Michael Singh dari Institut Washington mengatakan kepada Reuters bahwa Israel “ingin rakyat Iran bangkit.”

Ia juga mencatat bahwa rendahnya korban sipil dalam serangan awal menunjukkan tujuan yang lebih strategis daripada sekadar balas dendam.

Beberapa jam setelah serangan pertama, Netanyahu berpidato langsung kepada rakyat Iran.

Ia menyebut rezim Islam di Iran telah menindas rakyatnya selama hampir 50 tahun dan kini sedang melemah.

"Ini kesempatan Anda untuk bangkit dan menyuarakan pendapat," katanya.

Meskipun demikian, Israel belum menyatakan secara terbuka bahwa pihaknya menginginkan perubahan rezim.

Dalam pernyataan kepada Reuters, Kedutaan Besar Israel di Washington mengatakan bahwa masa depan Iran harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri.

Khamenei terakhir terlihat di televisi Iran pada Jumat (13/6/2025), berdiri di lokasi yang dirahasiakan, di antara bendera nasional dan potret pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Baca juga: Diancam Bunuh Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dipindah dari Bunker demi Keamanan

 

Percobaan Pembunuhan

Kembali ke Ayatollah Ali Khamenei. Sang "Supreme Leader" telah menghadapi banyak upaya pembunuhan sepanjang karier politiknya, khususnya selama tahun-tahun penuh gejolak setelah Revolusi Islam pada 1979.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved