Konflik Iran vs Israel

Tadi Malam Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah, Target Israel Hancur Seketika: Iron Dome ‘Error’

IRGC mengatakan bahwa pengerahan rudal Fattah generasi pertama menandai "awal dari akhir" sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
RNTV/TangkapLayar
CEGAT RUDAL - Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel menembak untuk mencegat rudal selama serangan Iran di Tel Aviv, Israel, pada Minggu (15/6/2025). Iron Dome Israel mengalami error dalam mencegat serangan Iran. 

Tadi Malam Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Fattah, Target Israel Hancur Seketika: Iron Dome ‘Error’

SERAMBINEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah mengumumkan bahwa rudal hipersonik canggih "Fattah" digunakan dalam fase kesebelas Operasi True Promise III pada dini hari Rabu (18/6/2025).

Rudal itu berhasil menembus pertahanan udara Israel (Iron Dome) yang digembar-gemborkan dan menyampaikan pesan yang kuat kepada rezim tersebut dan pendukung Baratnya, kata IRGC. 

IRGC menggambarkan fase terakhir operasi tersebut sebagai "titik balik," dan mengatakan bahwa pengerahan rudal Fattah generasi pertama menandai "awal dari akhir" sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

"Rudal-rudal Fattah yang kuat dan sangat mudah bermanuver telah berulang kali mengguncang tempat perlindungan para Zionis pengecut malam ini, mengirimkan pesan yang jelas tentang kekuatan Iran kepada sekutu Tel Aviv yang suka berperang, yang terus berkutat dalam delusi dan asumsi yang salah," katanya.

Pernyataan itu menekankan bahwa rentetan rudal itu membuktikan Iran sekarang memegang dominasi penuh atas langit Israel dan bahwa pemukim Israel tetap sama sekali tidak berdaya melawan serangan presisi Iran.

Pada dini hari tadi, Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal balistik ke sasaran-sasaran Israel sebagai balasan atas agresi Israel yang terus berlanjut.

Sirene dibunyikan di seluruh kota dan permukiman Israel sekitar pukul 12:40 dini hari (waktu setempat), menandakan kedatangan gelombang pertama rudal balistik Iran.

Serangan itu memicu kepanikan yang meluas di antara para pemukim yang bergegas ke tempat perlindungan di tengah laporan malfungsi dalam sistem peringatan. 

Beberapa bahkan mengklaim roket mendarat tanpa peringatan sebelumnya.

Media Israel memperkirakan bahwa gelombang pertama mencakup 20 hingga 30 rudal balistik.

Serangan besar ini menyusul beberapa serangan berskala kecil yang dilakukan sepanjang hari Selasa. 

Meskipun serangan ini terdiri dari rudal dalam jumlah yang lebih sedikit di setiap gelombang, beberapa dampak tercatat, termasuk serangan terhadap Direktorat Intelijen Militer Israel (Aman). 

Dalam rangkaian serangan terbaru ini, media Israel melaporkan bahwa dampaknya tercatat di Ashdod di selatan, al-Quds, dan permukiman kota Sharon dan Samaria di tengah.  

Kantor Berita Iran, Fars, juga mengungkapkan bahwa pasukan Iran menyerang Pangkalan Kontrol Lalu Lintas Udara Meron dalam serangan ini.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved