Berita Viral

Bos Rental Mobil di Aceh Diteriaki Maling oleh Penyewa, Abdurrahman Babak Belur Dihajar Warga

Berdasarkan informasi, Abdurrahman awalnya hendak menarik kembali mobil miliknya dari seorang penyewa yang sudah melewati batas sewa.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nur Nihayati
TRIBUN GAYO/ALGA MAHATE ARA
DIRUSAK WARGA - Kaca mobil milik bos rental mobil usai dihancurkan oleh warga karena diteriaki maling oleh penyewa mobil di Kecamatan Celala, Aceh Tengah, pada Selasa (17/6/2025). 

Melihat gelagat yang tidak beres itu, kata Agam, dirinya dan sang ayah segera menelusuri keberadaan mobil tersebut.

”Sekitar pukul 10.30 malam (21.30 WIB) saya sama bapak dan tim menyusul untuk mendapatkan mobil kami kembali,” katanya.

Jejak mobil itu ditemukan di pertigaan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka mengejar dan menghadang mobil tersebut.

Namun, orang di dalam mobil tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan bilang, ”Siapa lo, saya dari anggota TNI AU nih, awas enggak lo,” sambil menodongkan senjata.

Tak lama berselang, datang sebuah mobil Sigra warna hitam yang tiba-tiba mundur dan menabrakkan mobilnya ke tim Agam.

Situasi berubah menjadi kacau, pengemudi mobil Sigra kabur, lalu diikuti pengemudi mobil Brio.

Lalu, timnya siap-siap mengikuti jejak pelaku dengan berpegang pada jejak GPS yang tersisa. Mobil yang dibawa pelaku mengarah ke Pantai Carita, Anyer, Banten.

Sampai di Anyer, Agam dan timnya singgah sejenak untuk meminta pendampingan ke Polsek Cinangka.

Sebab, orang yang membawa kabur mobilnya membawa senjata api. Namun, kata Agam, polisi menolak permintaan bantuan itu.

Mereka lantas mengejar kembali pelaku yang meluncur dari Cilegon ke arah Tangerang. Di sebuah minimarket, timnya menunggu rekan yang lain untuk menghadang mobil yang dibawa pelaku.

”Lalu, ayah saya sama tim menangkap orang yang ada di mobil Brio karena awalnya dia menggunakan senjata api,” katanya.

Pelaku sempat dipegang agar tidak melontarkan tembakan. Namun, rekan pelaku yang menumpangi mobil Sigra ternyata juga memegang senjata api.

Agam mendengar suara tembakan 4-5 kali. Waktu itu Agam kabur untuk mencari perlindungan bersama beberapa anggota tim.

”Setelah dia kabur bawa mobil saya lagi, saya kembali lagi ke tempat awal. Ternyata, Ramli terkena tembakan di bagian tangan sampai tembus ke perut,” ujarnya.

Ia lantas menolong Ramli (59) yang tertembak. Namun, ternyata ada satu korban lagi di minimarket. ”Ternyata, korban itu adalah ayah saya sendiri,” ujarnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved