Breaking News

Konflik Iran vs Israel

Gawat! Israel Perintahkan Kembali Serang Iran, Tuduh Teheran Langgar Gencatan Senjata

Katz menuduh Iran melanggar gencatan senjata dengan menembakkan gelombang rudal dua jam setelah kesepakatan.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan layar X/@Mdais
SERANGAN RUDAL- Serangan rudal Iran memborbardi Israel, kali ini sasarannya adalah Israel Selatan. Pukul 10.05 WIB dilaporkan bahwa serangan rudal menghantam Beersheba, Israel Selatan. Menyebabkan kebakaran beberapa unit kendaraan yang terparkir di luar gedung, gumpalan asap hitam tebal di lokasi serangan rudal Iran di Israel. 

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV - Iran dan Israel kembali diambang perang tidak lama setelah gencatan senjata berlaku. 

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz kembali memerintahkan serangan ke Iran beberapa jam setelah gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS).

Katz menuduh Iran melanggar gencatan senjata dengan menembakkan gelombang rudal dua jam setelah kesepakatan.

Katz menuduh Iran "sepenuhnya melanggar" kesepakatan gencatan senjata dengan menyerang Israel. Menhan Israel itu pun menginstruksikan pasukannya untuk kembali menyerang Teheran.

Tetapi militer Iran membantah tuduhan tersebut. Kantor berita Iran, ISNA melaporkan, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran menyatakan tidak menyerang Israel setelah gencatan.


Sebelumnya, gencatan senjata antara Iran dan Israel diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump usai perang kedua negara yang berlangsung selama 12 hari.

Trump mengumumkan gencatan senjata usai melibatkan AS menyerang fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6).

Usai serangan tersebut, militer Iran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di Qatar.

Parlemen Iran pun kemudian menyetujui penutupan Selat Hormuz setelah serangan tersebut.

Gencatan senjata Iran-Israel efektif berlaku pada Selasa (24/6) pagi waktu Teheran.

Iran dan Israel dilaporkan saling mengirim serangan terakhir sebelum gencatan senjata berlaku.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan, militernya mengirim enam gelombang rudal ke Israel pada Selasa (24/6) sebelum dimulainya gencatan senjata pada pukul 07.30 waktu setempat atau 11.30 WIB.

"Operasi militer dari Angkatan Bersenjata kami yang kuat untuk menghukum Israel atas agresinya berlanjut hingga menit terakhir," kata Araghchi dikutip Al Jazeera.

Sebaliknya, Israel juga mengirim serangan udara ke Iran jelang berlakunya gencatan senjata.

Pejabat di Provinsi Gilan, utara Iran, melaporkan serangan Israel jelang gencatan senjata membunuh sembilan warga sipil.

Baca juga: Israel Perintahkan Serangan ke Teheran, Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata yang Diumumkan Trump

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved