Konflik Israel Vs Palestina
AS Rugi Bandar, Bakar Uang Rp 19 Triliun Buat Rudal THAAD Demi Lindungi Israel dari Serangan Iran
Imbas peluncuran itu, AS harus merogoh anggaran militer dengan nilai yang fantastis mencapai 810 juta dolar AS hingga 1,2 miliar dolar AS atau ...
Imbas peluncuran itu, AS harus merogoh anggaran militer dengan nilai yang fantastis mencapai 810 juta dolar AS hingga 1,2 miliar dolar AS atau setara Rp 13 Triliun-Rp 19 Triliun. Adapun anggaran ini jauh lebih besar daripada biaya serangan rudal Iran.
SERAMBINEWS.COM - Pengamat menilai, keputusan Prseiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan gencatan senjata lebih dulu tak lepas dari tekanan besar terhadap anggaran pertahanan AS.
“Beban biaya ini sangat besar, bahkan untuk standar Pentagon sekalipun. Wajar jika Washington mendorong gencatan senjata secepat mungkin,” ujar seorang analis pertahanan kepada FirstPost.
Lebih lanjut, akibat penggunaan tersebut stok rudal pencegat Amerika kini menipis secara drastis.
Kementerian pertahan AS melaporkan bahwa anggaran militernya jebol, usai membantu Israel menghadang serangan rudal Iran selama 12 hari berperang.
Informasi tersebut diungkapkan oleh laporan eksklusif yang dirilis media Al Mayadeen dan diperkuat sumber militer AS.
Diperkirakan 15 hingga 20 persen dari interseptor sistem THAAD dan 60 hingga 80 rudal THAAD telah digunakan dalam operasi defensif dengan dalih untuk melindungi Israel dari serangan rudal Iran.
Langkah tersebut dilakukan karena AS menganggap keselamatan Israel adalah bagian dari strategi global dan keamanan nasional mereka sendiri.
Jika Israel jatuh, kredibilitas dan pengaruh AS juga bisa ikut goyah, sesuatu yang sangat dihindari Washington.
Oleh karenanya AS rela membakar anggaran besar dan rudal canggih demi Israel.

Baca juga: Gagas Gencatan Senjata dengan Iran, Kini AS Malah Jual Bom Presisi ke Israel Usai Netanyahu Curhat
AS Rugi Bandar
Imbas peluncuran itu, AS harus merogoh anggaran militer dengan nilai yang fantastis mencapai 810 juta dolar AS hingga 1,2 miliar dolar AS atau setara Rp 13 Triliun-Rp 19 Triliun.
Adapun anggaran ini jauh lebih besar daripada biaya serangan rudal Iran.
Produksi rudal THAAD sangat terbatas sehingga memerlukan waktu lama, dan tidak bisa digantikan oleh sistem lain.
Di mana hanya ada 50–60 unit yang diproduksi setiap tahun.
Ketika 20 persen dari stok rudal ini sudah digunakan, AS harus segera memesan ulang ke produsen militer seperti Lockheed Martin dan itu butuh waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan, serta anggaran besar.
Rudal Supersonik Palestine-2 Mengguncang Israel, Houthi Serang Bandara Utama di Tel Aviv |
![]() |
---|
Ketegangan Meningkat, Aksi Pemukim Israel Serang Masjid Al-Aqsa |
![]() |
---|
Blokade Israel Invansi Gaza, Houthi Tenggelamkan Kapal Eternity C di Laut Merah |
![]() |
---|
Netanyahu Sesumbar Menang Perang, Jurnalis Ungkap Fakta di Gaza: Tiap Minggu Kubur 10 Tentara |
![]() |
---|
Geger! Hamas Menyusup ke Pasukan Intelijen Israel dengan Menyamar Jadi Cleaning Service |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.