Kupi Beungoh
Rumah 18 Meter Persegi: Antara Solusi Ekonomi dan Ketimpangan Spiritualitas
Ruang yang terlalu sempit akan menyulitkan pelaksanaan nilai-nilai adab Islam, khususnya pemisahan ruang pribadi dan ruang tamu.
Editor:
Agus Ramadhan
Karena rumah kecil tidak boleh menjadi penghalang bagi cita-cita besar keluarga Muslim. (*)
*) Penulis merupakan Laboran Program Studi Arsitektur serta Guru di Dayah Darul Aman Lubuk, Anggota Ikatan Sarjana Alumni Daya Aceh dan Forum Lingkar Pena Aceh.
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Artikel KUPI BEUNGOH lainnya baca DI SINI
Berita Terkait: #Kupi Beungoh
| Menyikapi Ancaman El-Nino Godzilla |
|
|---|
| Tak Terdata, Tak Terlihat: Realitas Sosial di Balik Angka JKA |
|
|---|
| Perang dan Damai – Bagian 10, Keberlangsungan Peradaban Keamanan Manusia, Stop War |
|
|---|
| Perang dan Damai - Bagian 9, Perjalanan Ke Manado Kota Toleransi |
|
|---|
| Prabowo, Doli, dan Mualem di Balik Perpanjangan Otsus Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Teungku-dayah-di-Aceh-Saiful-Hadi-kini-resmi-menyandang-gelar-Insinyur.jpg)