Selasa, 21 April 2026

Kesehatan

Dr Boyke: 1000 Hari Pertama Kehidupan: Kunci Anak Sehat, Cerdas dan Terhindar dari Gangguan Perilaku

Periode 1000 hari pertama ini mencakup masa sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YT Deddy Corbuzier
dr Boyke Dian Nugraha menekankan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan sebagai fase emas yang menentukan masa depan anak, baik secara fisik, mental, maupun perilaku. 

“Ada anak perempuan yang disuruh buka bra, difoto, lalu dikirim ke grup kelas. Yang laki-laki memberi pujian, dan yang perempuan merasa senang karena mendapat perhatian,” ungkap dr Boyke.

Kasus ini menunjukkan bahwa sebagian anak melakukannya dengan kesadaran, namun bukan karena mereka mengerti dampaknya, melainkan karena ingin diakui dan dipuji. Mereka belum memahami bahwa jejak digital tidak pernah benar-benar hilang.

“Bayangkan jika suatu hari kalian menikah, lalu teman suami atau istri kalian punya foto lama itu. Bisa berbahaya,” sahut Deddy memperingatkan generasi muda.

dr Boyke menambahkan bahwa perilaku menyimpang pada anak-anak tidak muncul begitu saja.

Ia menjelaskan bahwa anak perempuan usia 12 tahun sudah mengalami menstruasi.

Ketika mereka mendapat pujian tentang fisiknya, mereka merasa dihargai. Tapi tanpa kontrol, itu bisa menjadi celah awal munculnya perilaku seksual yang belum saatnya.

“Anak-anak ini sedang mencari jati diri. Kalau di rumah tidak mendapat pelukan, perhatian, atau pujian, maka mereka akan mencarinya di luar. Ketika dipuji teman, mereka senang, lalu terjadi interaksi yang tidak sehat,” jelas dr Boyke.

Menurutnya, banyak faktor yang menyumbang terjadinya fenomena ini, mulai dari:

  • Kurangnya pendidikan seks
  • Ketidakhadiran orang tua di masa pertumbuhan
  • Minimnya kasih sayang
  • Ketimpangan budaya dan pendidikan
  • Kemudahan akses teknologi tanpa pengawasan
  • Gizi yang kurang optimal di masa awal pertumbuhan

1000 Hari Pertama Kehidupan: Kunci Cegah Penyimpangan Sejak Dini

Sebagai dokter kandungan, dr Boyke menegaskan bahwa pembentukan karakter anak dimulai jauh sebelum mereka lahir, yaitu sejak dalam kandungan.

“1000 hari pertama kehidupan, sejak kehamilan hingga usia dua tahun, itu sangat penting. Ibu harus cukup zat besi, folat, protein, zinc, dan mendapat dukungan dari suami. Setelah lahir, ASI wajib diberikan, lalu makanan tambahan yang sehat dan penuh kasih sayang,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam proses tumbuh kembang anak, tidak boleh ada kekerasan, perundungan atau perbandingan yang menyakitkan.

Anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh cinta akan memiliki ketahanan mental yang baik dan tidak mudah mencari pengakuan dari luar secara negatif.

Begitu juga sebaliknya, anak yang tumbuh dengan bully, kekerasan hingga mendapat perbandingan akan rentan mengalami pelaku kejahatan seksual di kemudian hari.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved