Fakta Baru Tragedi KMP Tunu, Banyak Penumpang Tak Tercatat dalam Manifes karena Beli Tiket dari Calo

Praktik ini membuat data identitas penumpang tidak lengkap, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan klaim asuransi.

Editor: Mursal Ismail
BASARNAS
BANYAK TAK TERDATA - Tim SAR melakukan evakuasi korban setelah sebuah feri KMP Tunu Pratama Jaya yang membawa 65 orang tenggelam di dekat Pulau Bali, Rabu (2/7/2025). Informasi terbaru, banyak penumpang kapal tidak terdata dalam manifes resmi karena membeli tiket dari calo, bukan lewat jalur resmi seperti aplikasi Ferizy. 

"Misalnya mobil isinya enam orang, tapi dibilang cuma tiga. Jadi cuma tiga yang disuruh tunjukkan KTP," kata Febri.

10 Penumpang Tak Diketahui Alamatnya

Sebelumnya, dilaporkan sebanyak 10 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya tidak diketahui nama maupun alamat lengkapnya.

Dalam data, hanya tertulis nama singkat saja.

Baca juga: VIDEO - Detik-detik Sebelum KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Kru Siaga Hadapi Ganasnya Ombak

Mereka adalah Rahmat (50), Arif (33), Budi (33), Firdaus (24), Wafi (33), Usnan (25), Lukman (28), Selin (34), Heri (6), dan Ahmad (6).

Tak hanya itu, warga negara Malaysia bernama Fauzey bin Awang (45) juga diduga kuat tidak terdaftar di manifes penumpang KMP Tunu.

Fauzey yang baru saja menjenguk sang istri, Yatini, di Banyuwangi, dijadwalkan kembali ke Malaysia pada Kamis (3/7/2025) siang, dari Bandara Ngurah Rai Denpasar.

Namun, keberadaannya tak diketahui setelah ramai pemberitaan KMP Tunu tenggelam.

Meski namanya diduga kuat tak masuk manifes, kendaraan travel yang ditumpanginya tercatat dalam manifes kendaraan di KMP Tunu.

"Tadi malam dia naik travel ke Bali. Seharusnya siang ini dia sudah terbang ke Malaysia, jam 12," ujar Yatini sembari menahan tangis, Kamis (3/7/2025). 

Baca juga: 30 Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Kerahkan Drone Cari Korban

Sebagai informasi, menurut manifes, KMP Tunu tercatat membawa 53 penumpang dan 22 kendaraan.

Sementara, awak kapal yang ikut berlayar sebanyak 12 orang. Total, KMP Tunu mengangkut 65 orang saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Dugaan Penyebab Tenggelam

Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) malam.

Kapal itu dilaporkan membawa 12 awak kapal, 53 penumpang, serta 22 kendaraan termasuk 14 truk tronton.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved