Laptop Chromebook di Aceh
Apa Itu Laptop Chromebook dan Kenapa Dia Bermasalah?
Berdasarkan data penerima bantuan Chromebook, Kemendikbudristek tercatat telah menyalurkan laptop ke 41.703 satuan pendidikan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Apa Itu Laptop Chromebook dan Kenapa Dia Bermasalah?
SERAMBINEWS.COM – Nama laptop Chromebook akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di seantero Indonesia.
Hal ini terjadi menyusul mencuatnya setelah Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022 di Kemendikbudristek.
Empat tersangka dalam kasus Chromebookini adalah:
1. Jurist Tan (JT) selaku Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024
2. Ibrahim Arief (IBAM) selaku konsultan teknologi di Kemendikbudristek
3. Sri Wahyuningsih (SW) selaku Direktur Sekolah Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek 2020–2021 sekaligus sebagai kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar
4. Mulyatsyah (MUL) selaku Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek 2020–2021 sekaligus kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Menengah Pertama
Baca juga: Dugaan Korupsi Laptop Cromebook Senilai Rp 9,9 Triliun Masa Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Asing
Selain empat nama yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, kasus laptop Chromebook ini juga menyeret nama sejumlah pejabat di lingkungan Kemendikbudristek pun.
Termasuk di antaranya nama Nadiem Makarim selaku Menteri Kemendikbudristek pada masa itu.
Menurut Kejagung, Nadiem menjadi pihak utama yang merencanakan program pengadaaan 1,2 juta perangkat TIK tersebut hingga menyebabkan negara merugi Rp 9,3 Triliun.
Berdasarkan data penerima bantuan Chromebook, Kemendikbudristek tercatat telah menyalurkan laptop ke 41.703 satuan pendidikan di berbagai daerah dalam proyek pengadaan perangkat TIK.
Penyaluran laptop tersebut dilakukan bertahap dalam rentang waktu 2020-2022.
Penelusuran Serambinews.com, di Aceh, berdasarkan Data Penerima Bantuan Chromebook Kemendikbudristek, tercatat ada 1.029 sekolah yang telah menerima bantuan laptop dari Kemendikbudristek.
Baca juga: Sekolah di Langsa Tidak Ada Menerima Laptop Chromebook dari Kemenristek
Jumlah tersebut terdiri atas 8 Sekolah Luar Biasa (SLB), 62 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 230 Sekolah Dasar (SD), 631 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 98 Sekolah Menengah Atas (SMA).
Laptop Chromebook
Apa Itu Laptop Chromebook
Korupsi Laptop Chromebook
Nadiem Makarim
Kejaksaan Agung
korupsi
Serambinews
Serambi Indonesia
| Sejumlah Sekolah di Aceh Timur Akui Bantuan Laptop Chromebook Sangat Membantu |
|
|---|
| Kepala SMPN 2 Banda Aceh Akui Chromebook Bantuan Bermanfaat, tapi Harus Pakai Internet |
|
|---|
| Chromebook di Aceh, Disdikbud Langsa Sebut Tak Ada Sekolah yang Terima, Data Kemendikbudristek Ada |
|
|---|
| Laptop Chromebook Sekolah di Pidie Sebagian Rusak, Ternyata Memiliki Unggulan |
|
|---|
| Ini 44 SMP di Aceh Timur Terima Bantuan Laptop Chromebook Era Nadiem Makarim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-laptop-chromebook.jpg)