Sabtu, 25 April 2026

Laptop Chromebook di Aceh

Apa Itu Laptop Chromebook dan Kenapa Dia Bermasalah?

Berdasarkan data penerima bantuan Chromebook, Kemendikbudristek tercatat telah menyalurkan laptop ke 41.703 satuan pendidikan

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
FREEPIK.COM
ILUSTRASI LAPTOP CHROMEBOOK - Berikut penjelasan apa itu Laptop Chromebook dan Kenapa dia bermasalah? 

Apa Itu Laptop Chromebook dan Kenapa Dia Bermasalah?

SERAMBINEWS.COM – Nama laptop Chromebook akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di seantero Indonesia.

Hal ini terjadi menyusul mencuatnya setelah Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan periode 2019-2022 di Kemendikbudristek.

Empat tersangka dalam kasus Chromebookini adalah:

1.    Jurist Tan (JT) selaku Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024

2.    Ibrahim Arief (IBAM) selaku konsultan teknologi di Kemendikbudristek

3.      Sri Wahyuningsih (SW) selaku Direktur Sekolah Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek  2020–2021 sekaligus sebagai kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar

4.    Mulyatsyah (MUL) selaku Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek 2020–2021 sekaligus kuasa pengguna anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Menengah Pertama

Baca juga: Dugaan Korupsi Laptop Cromebook Senilai Rp 9,9 Triliun Masa Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Asing

Selain empat nama yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, kasus laptop Chromebook ini juga menyeret nama sejumlah pejabat di lingkungan Kemendikbudristek pun.

Termasuk di antaranya nama Nadiem Makarim selaku Menteri Kemendikbudristek pada masa itu.

Menurut Kejagung, Nadiem menjadi pihak utama yang merencanakan program pengadaaan 1,2 juta perangkat TIK tersebut hingga menyebabkan negara merugi Rp 9,3 Triliun.

Berdasarkan data penerima bantuan Chromebook, Kemendikbudristek tercatat telah menyalurkan laptop ke 41.703 satuan pendidikan di berbagai daerah dalam proyek pengadaan perangkat TIK.

Penyaluran laptop tersebut dilakukan bertahap dalam rentang waktu 2020-2022.

Penelusuran Serambinews.com, di Aceh, berdasarkan Data Penerima Bantuan Chromebook Kemendikbudristek, tercatat ada 1.029 sekolah yang telah menerima bantuan laptop dari Kemendikbudristek.

Baca juga: Sekolah di Langsa Tidak Ada Menerima Laptop Chromebook dari Kemenristek

Jumlah tersebut terdiri atas 8 Sekolah Luar Biasa (SLB), 62 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 230 Sekolah Dasar (SD), 631 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 98 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved