Rabu, 6 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Ratusan Rumah di Aceh Utara Terendam Air Laut Akibat Pasang Purnama

"Air laut naik ke rumah warga sudah jadi kejadian rutin,” terang Bakhtiar.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto kiriman Baktiar
TERENDAM AIR PASANG - Rumah warga di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara kembali terendam pasang air laut akibat fenomena pasang purnama yang terjadi pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ratusan rumah warga di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara kembali terendam air laut akibat fenomena pasang purnama yang terjadi pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Air laut yang naik hingga ke badan jalan dan permukiman warga menyebabkan sebagian penduduk terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.

Terutama mereka yang rumahnya telah rusak akibat banjir pasang sebelumnya.

Keuchik Lhok Puuk, Bakhtiar kepada Serambinews.com, Selasa (22/7/2025), menyebutkan, peristiwa ini terjadi hampir setiap tahun, namun hingga kini belum ada penyelesaian dari pihak berwenang.

"Air laut naik ke rumah warga sudah jadi kejadian rutin,” terang Bakhtiar. 

Baca juga: Waspadai Air Pasang & Gelombang 4 Meter di Perairan Sabang-Banda Aceh, BMKG Warning Pegiat Pelayaran

“Ada sekitar 214 kepala keluarga (KK) yang seharusnya direlokasi, lokasi tanah sudah ada," kata Bakhtiar.

"Tapi belum ada pelepasan karena belum dilakukan ganti rugi oleh pemerintah kabupaten," ujarnya.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kondisi rumah yang telah rusak sejak pasang sebelumnya membuat warga kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 

Sebagian besar kini menumpang di rumah sanak keluarga.

Menurut Baktiar, kejadian ini semakin sering terjadi sejak pembangunan jeti di kawasan tersebut selesai. 

Baca juga: Dermaga PPI Sawang Bau Dangkal, Boat Mau Keluar Melaut Harus Tunggu Air Pasang

Namun, proyek penanganan kuala belum diselesaikan.

Termasuk persoalan analisis dampak lingkungan (Amdal), yang turut memperparah kondisi.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir pasang yang terus berulang ini.

“Ini kemungkinan baru mulai, ke depan diprediksi akan terus terjadi dan bisa jadi lebih parah dari hari ini,” pungkas Baktiar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved