Info Aceh Timur

Angka Stunting Aceh Timur Turun, Komitmen Pemkab Wujudkan Generasi Emas

Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Kominfo Aceh Timur
RAKOR STUNTING - Rapat koordinasi Pemkab Aceh Timur tentang penekanan angka stunting pada tahun 2025, di Aula Serbaguna, Pendopo Bupati Aceh Timur, Rabu (31/7/2025). 

Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Penurunan angka stunting di Aceh Timur menunjukkan tren positif.

Dari data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024 yang menunjukkan prevalensi stunting 36,7 persen, angka tersebut berhasil ditekan drastis hingga mencapai 12,91 % per Juni tahun ini. 

Angka ini berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Wakil Bupati Aceh Timur, Teuku Zainal Abidin, SPdI, MH, Rabu (30/72025), secara resmi membuka Pertemuan Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Timur.

Acara ini merupakan langkah strategis untuk memastikan intervensi pencegahan dan penurunan stunting terlaksana secara sinergis lintas sektor, demi mencapai target nasional dan visi Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Atasi Stunting, Mahasiswa Antropologi Unimal Bantu Tim Kesehatan Posyandu

Dalam sambutannya, Wakil Bupati T Zainal Abidin menekankan urgensi penanganan stunting, yang menurutnya bukan hanya persoalan saat ini, melainkan menyangkut masa depan bangsa.

"Satu dari tiga balita Indonesia saat ini mengalami stunting. Ini adalah persoalan yang menyangkut masa depan kita, karena anak adalah generasi penerus yang akan mencapai visi Indonesia Emas Tahun 2045," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa modal dasar untuk mencapai visi tersebut adalah anak-anak bangsa yang sehat, tidak stunting, dengan kognitif dan akhlak yang baik.

Pemerintah menargetkan prevalensi stunting dapat mencapai nol pada tahun 2030, sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), baik secara umum di Indonesia maupun khususnya di Aceh Timur.

Pada tahun 2025 ini, lokus intervensi pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 79 titik.

Meskipun data Survei Gizi Indonesia (SSGI) akhir tahun 2023 menunjukkan prevalensi 29,7 % , dan hasil SKI 2024 meningkat menjadi 36,7 % , data EPPGBM per Juni tahun ini menunjukkan penurunan signifikan hingga 12,91 % .

Baca juga: VIDEO Tsunami Terjang Hawaii Usai Gempa Dahsyat 8,8 SR Guncang Rusia, Gelombang Capai 1,7 Meter

"Pemerintah berkomitmen untuk menurunkan stunting menjadi 14,4 % pada tahun 2029 dan mencapai 5 % pada tahun 2045, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025-2045," tegas T. Zainal Abidin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved