Berita Sabang
Dua WN Denmark Bikin Heboh Kapal Cepat Tujuan Sabang, Begini Ceritanya
“Hanjeut bahasa Indo, Bahasa Aceh mantong,” ujar Amar dengan logat Aceh yang kental, saat disapa seorang penumpang.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Apalagi saat tiga teman bule mereka yang juga ikut liburan ke Sabang turut berkata, “Bereh Aceh!” dengan logat yang lucu.
Menurut Teuku Salfiyadi, salah seorang penumpang yang satu kapal dengan mereka, Amar dan Nizam datang bersama orang tua mereka yang berasal dari Aceh Utara.
"Orang tua asli Aceh Utara," ungkapnya.
Ayah Amar diketahui bekerja sebagai sopir di Denmark.
Baca juga: VIDEO - Cara Unik Diaspora Aceh Memasak Leumang Idul Fitri 1446 Hijriah di Denmark
Sementara ayah Nizam bekerja di sebuah perusahaan swasta.
Mereka pulang kampung sambil membawa anak-anak dan teman dari Denmark untuk berlibur di Sabang selama tiga hari, sebelum kembali ke negeri Skandinavia tersebut.
Kehadiran Amar dan Nizam di kapal menjadi momen menarik sekaligus menyenangkan.
Di tengah hiruk pikuk perjalanan laut, percakapan mereka dalam Bahasa Aceh menjadi hiburan tersendiri bagi penumpang lain.
Sebab, ini menjadi bukti bahwa identitas dan budaya Aceh tetap hidup di perantauan, bahkan hingga lintas generasi dan benua.
Menurut informasi, keduanya lancar berbahasa Aceh karena dalam keseharian di rumah, mereka tetap menggunakan Bahasa Aceh bersama orang tua.
Baca juga: Daftar Negara Paling Makmur di Dunia: Denmark Tempati Peringkat Pertama, Indonesia Termasuk?
Bahkan, Nizam diketahui sempat bersekolah selama satu tahun di Aceh.(*)
WN Denmark
Warga Negara Denmark
WN Denmark fasih Bahasa Aceh
Bahasa Aceh
Bahasa Denmark
Kapal Cepat
Sabang
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Kapal Pesiar Azamara Onward Bersandar di Pulau Weh, Ratusan Turis Jelajahi Sabang |
|
|---|
| Kapal Pesiar Azamara Onward Sandar di Sabang, Ratusan Turis Jelajahi Pulau Weh dalam Sehari |
|
|---|
| Harga Plastik di Sabang Melonjak hingga 80 Persen, Pedagang dan UMKM Sangat Terdampak |
|
|---|
| Pemko Sabang Raih Predikat Informatif Keterbukaan Informasi Publik 2025 |
|
|---|
| Larangan Siswa Membawa Motor di Sabang Masih Bergantung Sekolah, Aturan Resmi Belum Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/2-WN-Denmark-fasih-Bahasa-Aceh.jpg)