Darius Bayani, Rambonya TNI dari Papua Kebanggaan Presiden Prabowo
Momen haru terlihat ketika Prabowo menyematkan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada Letda (Purn) Darius Bayani.
Inilah kecerdasan dari seorang pribumi, putra daerah. Dia lebih tahu kondisi setempat dibandingkan dengan orang asing yang datang dari jauh walaupun membawa alat yang canggih.
Saya pun memutuskan untuk menyerang enam titik sesuai hasil kajian Tim Intelijen saya. Akhirnya kami berhasil membebaskan sandera. Walaupun jatuh korban dari pihak kita dan dari pihak sandera. Dari 26 sandera, tiga orang dibunuh oleh penyandera. Sisanya lepas termasuk semua orang asing.
Keberhasilan operasi pembebasan sandera Mapenduma ini telah mengangkat wibawa TNI, Pemerintah Pusat, dan Republik Indonesia.
Saya merasa sangat bangga atas keberhasilan ini. Namun, sekarang saya sadar bahwa keberhasilan itu juga karena adanya keberanian dan ketegasan seorang bintara.
Dengan percaya diri, dia berhasil meyakinkan seorang jenderal, seorang perwira tinggi Indonesia. Dia telah berperan besar dalam menyelamatkan wajah bangsa Indonesia.
Saya bersyukur bahwa naluri saya benar untuk mengikuti anak buah saya sendiri dan tidak terintimidasi untuk terlalu mengandalkan teknologi barat yang canggih.
Seorang perwira Inggris bahkan berkomentar: "Hanya James Bond yang bisa melakukan ini. Hanya James Bond yang bisa berhasil dalam jenis operasi ini."
Setelah kami berhasil, mungkin orang asing ini sekarang akan menganggap kami setara dengan James Bond. Perbedaan terbesarnya adalah, James Bond adalah fiksi. Tentara kami nyata dan kami berhasil dalam kenyataan, bukan dalam film.
Berani Menjawab Jenderal
Kisah lainnya diceritakan langsung oleh Prabowo dalam sebuah acara resmi. Kali ini, Prabowo telah menjadi Presiden RI.
Prabowo mengatakan, di Papua, ada seorang Sersan Mayor bernama Bayani, asli orang Papua.
Dia memberikan tugas kepada Bayani untuk masuk ke daerah musuh yang mungkin harus melewati 3 atau 4 gunung.
"Saya kasih tugas, masuk ke daerah musuh, dari satu sudut yang melewati mungkin sekitar 3, 4 gunung. Saya kasih dia sekian hari," kata Prabowo.
Baca juga: Polda Sumut Tangkap Dua Kurir Sabu di Idi Rayeuk Aceh Timur
Baca juga: Empat Pemain Aceh Resmi Memperkuat PSMS Medan, Semuanya Eks Persiraja
Pada hari tertentu Bayani menyampaikan laporan. Prabowo lalu menanyakan kepada Bayani mengapa ia masih berada tempat tersebut, karena seharusnya ia sudah di tempat lain.
"Dia, sersan mayor berani jawab ke jenderal," ujar Prabowo sambil menirukan jawaban Bayani.
"Bapak, kenapa bapak tidak ke sini saja," ucap Prabowo menirukan Bayani yang spontan disambut gelak tawa semua tamu yang hadir di acara tersebut.
Prabowo melanjutkan ucapan Bayani.
"Bapak harus lihat rambut saya sudah kena es semua bapak, sangking diginnya rambut saya sudah jadi es. Bapak ke sini aja, bapak lihat,"
Mendengar jawaban tersebut membuat Prabowo tersadar tentang kondisi Bayani dan betapa berat medan yang harus dia tempuh.
"Waduh, saya sadar, oke-oke Bayani. Kamu teruskan, sesuaikan aja," imbuh Prabowo lagi.(*)
Darius Bayani
Kisah Darius Bayani
Cerita Prabowo tentang Darius Bayani
Darius Bayani Rambonya TNI
Darius Bayani Kopasssus dari Papua
Darius Bayani Kebanggaan Presiden Prabowo
Tanda Kehormatan Bintang Sakti
Bayani Raih Tanda Kehormatan Bintang Sakti
Operasi Mapenduma Papua 1996
| Kementerian UMKM Luncurkan Klinik UMKM Bangkit, Lima Posko Hadir di Aceh |
|
|---|
| Alat Sudah Siap, Tapi Aspal Masih Tertahan, Ini Penyebab Empat Proyek Jalan Gayo Lues Belum Rampung |
|
|---|
| Jalan di Pidie Jaya Berubah Jadi Sungai, Kini Warga Trauma Banjir Susulan |
|
|---|
| Pelayanan BSI pada Kawasan Bencana di Aceh Sudah Pulih 100 Persen |
|
|---|
| Banjir di Pidie Jaya Diduga Pembukaan Lahan Sawit, DPR-RI Desak Kemenhut Evaluasi Perusahaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prabowo-dan-Darius-Bayani_ok.jpg)