Darius Bayani, Rambonya TNI dari Papua Kebanggaan Presiden Prabowo
Momen haru terlihat ketika Prabowo menyematkan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada Letda (Purn) Darius Bayani.
Dia bahkan secara khusus membagikan kisahnya tentang Darius melalui akun Facebooknya pada 15 Maret 2023 lalu.
Prabowo mengaku kenal Bayani atas rekomendasi seniornya saat itu, Mayor Zacky Anwar, yang mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat.
Menurut Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Memiliki teknik yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dan bisa bergerak di hutan secara diam-diam.
Berikut kisah yang dibagikan Prabowo di akun Facebooknya:
Hari ini saya ingin berbagi kisah seorang putra daerah Papua namanya Peltu Bayani. Bayani dikenal begitu berani sehingga dia pernah menyusup ke kamp gerilya musuh sendirian tanpa senjata. Dia melewati para penjaga menuju orang-orang yang berkerumun di sekitar api unggun.
Dia meraih senapan mereka dan mengalahkan mereka. Ia bawa mereka kembali sebagai tahanan. Dia adalah tentara yang selalu tersenyum, suka bercanda juga. Jika ada Rambo di TNI, saya kira Bayani bisa memenuhi syarat untuk jadi Rambo.
Bayani direkomendasikan kepada saya oleh senior saya saat itu, Mayor Zacky Anwar, yang mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat. Menurut Pak Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Dia memiliki teknik lapangan yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dia bisa bergerak di hutan secara diam-diam.
Satu kisah yang ingin saya ceritakan tentang Peltu Bayani terkait operasi pembebasan sandera Mapenduma, yaitu operasi militer untuk membebaskan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Lorentz ‘95 yang disandera kelompok GPK di daerah Mapenduma, Papua pada tahun 1996.
Dalam upaya membebaskan sandera tersebut, saya membentuk tim inti pembaca jejak yang terdiri dari pasukan Kopassus dan pasukan Kodam Cenderawasih. Mereka semua putra daerah. Kami memberi nama Tim Kasuari, dengan dipimpin langsung Bayani. Tugas mereka adalah masuk ke daerah yang paling sulit.
Baca juga: Peran 6 Tersangka Penyebar Ajaran Sesat Millah Abraham, Aktif Rekrut Anggota Baru di Aceh Sejak 2012
Baca juga: Imam 1 Millah Abraham Pimpin Langsung Misi Penyesatan Rakyat Aceh, Sudah 13 Tahun Beroperasi
Pada tahun 1996, TNI tidak memiliki satelit, drone, dan pesawat pengintai yang baik sehingga sangat sulit untuk mendapatkan data intelijen yang mutakhir atau real time intelligence. Bahkan kita tidak memiliki peta topografi dengan skala 1:50.000. Yang ada hanya satu peta bagan yang terbuat dari tangan. Peta inilah yang akhirnya kita perbanyak.
Menjelang saya memutuskan operasi akan dimulai, saya diberi tahu oleh peninjau dari luar negeri, yaitu dari Inggris. Mereka menyampaikan bahwa mereka telah berhasil menyelundupkan satu alat -beacon- pada saat mereka menitip obat-obatan, makanan, pakaian melalui Palang Merah Internasional kepada para sandera.
Menurut mereka, beacon ini bisa memberi sinyal dan menentukan exact location. Mereka menggunakan helikopter untuk mencari sinyal -beacon- tersebut. Setelah sinyal tersebut tertangkap dari atas helikopter, mereka menentukan exact location sasaran.
Setelah beberapa saat, mereka pun kembali dengan helikopter yang saya pinjamkan. Lalu mereka memberikan titik koordinat exact location sasaran kepada saya. Setelah kami cek, titik sasaran berada di suatu gunung yang tinggi dan bisa kelihatan dari posko saya. Namun, keberadaan titik tersebut di luar enam sasaran yang diberikan oleh Tim Intelijen saya.
Dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda, insting saya kemudian mengatakan lebih baik saya bertanya pada orang yang berpengalaman dan menguasai wilayah tersebut. Akhirnya saya memanggil Bayani. Saya meminta tanggapannya atas informasi yang diberikan oleh pakar dari Inggris tersebut. Bayani menepisnya.
Bayani kemudian memberikan penjelasan yang saya tidak pernah lupa setelah sekian puluh tahun. Dengan logat khas Papua dia mengatakan, "Bapak, jangankan Kelly Kwalik, monyet pun tidak mau tinggal di situ. Tidak ada air di situ. Bapak, bagaimana sekian puluh orang berada di atas tanpa air."
Darius Bayani
Kisah Darius Bayani
Cerita Prabowo tentang Darius Bayani
Darius Bayani Rambonya TNI
Darius Bayani Kopasssus dari Papua
Darius Bayani Kebanggaan Presiden Prabowo
Tanda Kehormatan Bintang Sakti
Bayani Raih Tanda Kehormatan Bintang Sakti
Operasi Mapenduma Papua 1996
| VIDEO Evakuasi Dramatis Pemuda Terjatuh di Objek Wisata Goa Kalam Tapaktuan |
|
|---|
| Pecatan Polisi Jadi Bandar Sabu, Pernah Jabat Eks Kanit Resnarkoba |
|
|---|
| VIDEO Unggul Jauh Suara, dr Hendra Kurniawan Terpilih Jadi Ketua IDI Banda Aceh 2026-2029 |
|
|---|
| Warga Bireuen Tenggelam di Krueng Kila Nagan Ditemukan Meninggal, Bupati TRK Apresiasi Tim Gabungan |
|
|---|
| Maling Gasak Rumah Warga di Alue Kambuk Nagan Raya, Uang Tunai dan ATM Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prabowo-dan-Darius-Bayani_ok.jpg)