Jumat, 5 Juni 2026

Liputan Eksklusif Aceh

Meresahkan, Dewan Desak Pemerintah Segera Lakukan Penangkapan Buaya

Keberadaan buaya sungai, rawa dan air asin sudah sangat meresahkan di Kabupaten Aceh Singkil.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Anggota DPRK Aceh Singkil, Taufik. 

Penulis: Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Keberadaan buaya sungai, rawa dan air asin sudah sangat meresahkan di Kabupaten Aceh Singkil. 

Lantaran sudah berkali-kali jatuh korban jiwa akibat serangan buaya

Terkait hal itu nelayan mendesak instansi terkait di pemerintahan segera melakukan penangkapan. 

Penangkapan itu untuk kurangi populasi buaya, agar tidak terus terjadi konflik dengan manusia. 

Mengingat makin intensnya frekuensi konflik dengan manusia dengan buaya disinyalir akibat tingginya populasi.

Baca juga: Liputan Eksklusif Aceh : Menguji Nyali di Sarang Buaya Aceh Singkil 

Buaya yang ditangkap terutama di daerah rawan konflik. Seperti di sekitar muara dan sungai Singkil serta perairan laut Kecamatan Pulau Banyak Barat dan kawasan Danau Anak Laut Singkil Utara. 

Selanjutnya buaya dipindahkan ke tempat penangkaran. 

"Harapan nelayan kami buaya bisa ditangkap dan buat penangkarannya," kata Camat Pulau Banyak Barat, Mawardi. 

Terpisah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Taufik, mendesak pihak terkait serius menangani konflik manusia dengan buaya, sebelum kembali jatuh korban manusia.

Menurutnya penangan buaya harus segera dilakukan, sebelum masyarakat bertindak sendiri akibat pemerintah abai terhadap keselamatan warganya.

Penyelesaian konflik manusia versus buaya juga harus dilakukan sebelum kembali jatuh korban manusia. 

Jika sudah jatuh korban, hanya tindakan reaktif yang terkadang tidak menjadi solusi jangka panjang.

"Jangan sampai korban terus bertambah, dikawatirkan masyarakat bertindak sendiri karena tidak ada penangan serius," tegasnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, Drs Saiful Umar, MSi tidak menampik jika pemerintah belum mengambil langkah pengendalian populasi buaya secara efektif. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved