Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Koperasi Desa Merah Putih Bisa Pinjam Rp 3 Miliar ke BSI

Zulkifli Hasan, menyebutkan bahwa KDMP kini dapat mengajukan pinjaman modal pembiayaan hingga maksimal Rp 3 miliar ke pihak bank.

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI JUMAT 20250919 

Ketua KDMP Syariah Geuceu Kompleks, Zulfadli, mengatakan bahwa pihaknya baru saja membuka gerai LPG 3 Kg tersebut. Sebelumnya, LPG 3 Kg dijual melalui sub pangkalan milik Bumdes setempat. Setelah resmi menjadi KDMP, pihaknya kini menyalurkan gas elpiji 3 Kg dengan kapasitas 100 tabung.

“Selama ini masih dikelola oleh Bumdes. Sekarang kita mulai bekerja sama untuk meningkatkan pengembangan usaha,” ujar Zulfadli. Ke depan, KDMP akan melakukan merger dan masih menunggu proses perizinan dari pihak Pertamina Patra Niaga. Dengan kemudahan KDMP sebagai sub pangkalan gas elpiji bersubsidi, Zulfadli berharap koperasi dapat berkembang lebih luas dan mampu meningkatkan sektor bisnisnya.

Langkah ini juga menjadi upaya menciptakan lapangan bisnis baru di tengah masyarakat melalui koperasi. Masyarakat yang ingin mendapatkan gas elpiji bersubsidi diwajibkan menunjukkan KTP saat mengambil tabung baru. “Omzet kita dalam sebulan, dengan delapan kali pengisian, mencapai Rp 1.370.000. Dan ini sangat membantu untuk koperasi,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Muhammad Suhanda, mengatakan bahwa beberapa KDMP di Aceh telah mendaftar sesuai ketentuan untuk menjadi sub pangkalan. Namun, saat ini masih dalam proses paralel terkait modal dari KDMP itu sendiri.

Jika sudah resmi terdaftar, KDMP dapat menyalurkan tabung gas bersubsidi antara 50 hingga 200 tabung per koperasi. “Tapi ini tetap mengikuti ketentuan jarak antar pangkalan terdekat, karena statusnya sebagai subpangkalan. Namun, mekanismenya mirip dengan pangkalan,” jelas Suhanda.

Di Aceh, lanjutnya, pihak Pertamina telah menghubungi 154 KDMP untuk menjadi sub pangkalan. Namun, KDMP masih memproses administrasi seperti KBLI, izin dari desa, dan permodalan dari BSI.

“Pembelian oleh masyarakat juga tetap menggunakan aplikasi merchant kami. Ini digunakan untuk mempermudah dan memastikan penyaluran tepat sasaran,” pungkasnya.(iw)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved