Kamis, 4 Juni 2026

Kesehatan

Masuk Usia 30-an, Perut Mudah Buncit? Waspadai 6 Penyebab Ini

Seiring bertambahnya usia, kadar hormon seperti testosteron dan estrogen menurun, sementara hormon stres kortisol justru meningkat.

Tayang:
Editor: Amirullah
kompas.com
ilustrasi perut buncit 

2. Gaya hidup

Sebagian besar individu menjadi kurang aktif seiring bertambahnya usia.

Dampaknya jadi lebih sedikit kalori yang terbakar dan kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalami penambahan berat badan.

3. Metabolisme melambat

Seiring bertambahnya usia, tingkat metabolisme basal seseorang cenderung menurun.

Ini berarti tubuh membakar lebih sedikit kalori saat istirahat, sehingga lebih mudah untuk menambah berat badan, terutama di area perut.

Beberapa tandanya termasuk perut yang cenderung membesar meski berat badan stabil.

4. Kehilangan massa otot

Massa otot dapat menurun tanpa latihan yang memadai.

Ini pada akhirnya turut berkontribusi pada penurunan metabolisme dan penumpukan lemak di area perut.

Ini karena otot menangani 70-80 persen pembuangan glukosa.

Ketika massa otot berkurang, glukosa tetap berada dalam darah lebih lama dan lebih mungkin disimpan sebagai lemak perut.

5. Stres dan kurang tidur

Stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon yang terkait dengan penyimpanan lemak perut.

Selain itu, kurang tidur dapat mengganggu proses metabolisme dan menyebabkan penambahan berat badan.

6. Faktor genetik

Faktor genetika dapat memainkan peran penting dalam distribusi lemak dan kecenderungan untuk menambah berat badan di area perut seiring bertambahnya usia.

 

Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul 6 Penyebab Perut Buncit setelah Usia 30-an, Faktor Hormonal Berperan

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved