Kesehatan
Sering Tidur Setelah Makan? Ini 5 Risiko yang Mengintai, dari Asam Lambung hingga Berat Badan Naik
Saat langsung berbaring setelah makan, kerja sistem ini bisa terganggu dan memicu berbagai keluhan.
Energi yang tidak terpakai akhirnya disimpan sebagai lemak. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, risiko kenaikan berat badan pun semakin besar.
4. Memicu gangguan asam lambung (GERD)
Tidur dalam kondisi perut penuh dapat meningkatkan tekanan pada lambung.
Hal ini memudahkan isi lambung naik ke kerongkongan dan memicu gangguan GERD. Gejalanya meliputi rasa panas di dada, mulut terasa asam, hingga nyeri ulu hati.
Jika terjadi terus-menerus, kondisi ini bisa berkembang menjadi kronis.
5. Berpotensi meningkatkan risiko penyakit tertentu
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jarak waktu antara makan dan tidur dapat berkaitan dengan risiko penyakit, termasuk gangguan pembuluh darah.
Meski masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kebiasaan setelah makan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
| Ini Bahaya Obat Diabetes Dipakai untuk Diet Instan |
|
|---|
| Masuk Usia 50 Tahun? Ini 7 Tips Kardio Agar Jantung Tetap Sehat |
|
|---|
| Diabetes di Indonesia Bak Gunung Es, Jutaan Orang Belum Terdeteksi |
|
|---|
| 4 Cara Mengatasi Bau Kaki, Ampuh Hilangkan Bau Tak Sedap dan Tingkatkan Percaya Diri |
|
|---|
| 10 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Kolesterol hingga Jaga Imun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-tidur-setelah-makan.jpg)