Selasa, 14 April 2026

Agar Anak Kuat Puasa Seharian, Ini 5 Tips Penting yang Wajib Diperhatikan Orang Tua

Mengajarkan anak berpuasa di bulan Ramadan bukan perkara mudah. Di satu sisi, orang tua ingin si kecil mulai belajar menjalankan ibadah sejak dini.

Editor: Amirullah
Image created by ChatGPT
Ilustrasi suasana sahur keluarga Muslim saat Ramadan, orang tua dan anak menikmati hidangan bergizi di meja makan. 

SERAMBINEWS.COM – Mengajarkan anak berpuasa di bulan Ramadan bukan perkara mudah.

Di satu sisi, orang tua ingin si kecil mulai belajar menjalankan ibadah sejak dini.

Di sisi lain, kondisi fisik anak jelas berbeda dengan orang dewasa. Mereka masih tumbuh, masih aktif, dan kebutuhan gizinya pun lebih besar.

Karena itu, proses belajar puasa pada anak sebaiknya dilakukan dengan pendampingan.

Bukan sekadar menyuruh menahan lapar dan haus, tapi memastikan tubuhnya tetap kuat dan nyaman sampai waktu berbuka.

Agar anak tidak mudah lemas atau rewel di siang hari, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan orang tua.

1. Pastikan Kebutuhan Cairan Benar-Benar Terpenuhi

Selama puasa, anak tidak minum dalam waktu yang cukup lama. Jika asupan cairan kurang saat sahur dan berbuka, risiko dehidrasi bisa meningkat.

Tanda-tandanya biasanya terlihat dari tubuh yang lemas, bibir kering, hingga sakit kepala ringan.

Orang tua bisa menerapkan pola minum 2-4-2. Dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas secara bertahap setelah makan malam hingga sebelum tidur, lalu dua gelas lagi saat sahur. Pola ini membantu mencukupi kebutuhan cairan tanpa membuat anak merasa kekenyangan sekaligus.

Selain air putih, tambahkan makanan berkuah seperti sup, atau buah yang tinggi kandungan air seperti semangka dan jeruk.

Kombinasi ini membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi lebih lama.

Baca juga: Kemenag Tegaskan Zakat Tidak untuk Program MBG, Disalurkan Sesuai Syariat untuk Delapan Ashnaf

2. Perhatikan Komposisi Gizi Saat Sahur dan Berbuka

Anak-anak lebih cepat kehilangan energi dibanding orang dewasa. Itulah sebabnya menu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan, bukan sekadar kenyang.

Saat sahur, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, atau kentang agar energi dilepaskan secara perlahan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved