Selasa, 26 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

PLN Bawa 30 Ton Peralatan Tower ke Aceh, Mendagri Tito Pastikan Listrik Segera Normal

PLN telah mendatangkan peralatan vital, dan Mendagri optimistis pemulihan total bisa dilakukan dalam waktu satu minggu.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com
MEMBERI KETERANGAN – Mendagri Tito turut di dampingi Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, memberikan keterangan kepada wartawan usai meninjau lokasi banjir bandang di kawasan Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (29/11/2025). 

 

Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh dalam beberapa hari lalu turut berdampak serius pada sistem kelistrikan di sebagian besar Aceh.

12 tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV roboh dan rusak.

 
Sehingga memicu padam listrik di sejumlah daerah.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo turun langsung memastikan penanganan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Aceh.

Dirut PLN melepas ratusan petugas gabungan untuk memperbaiki infrastruktur listrik yang rusak parah akibat banjir dan longsor.

Kegiatan ini berlangsung saat apel siaga tim pemulihan yang digelar pada Sabtu (29/11/2025).

Pasukan tanggap darurat dan material perbaikan dikirimkan menuju lokasi terdampak untuk mendirikan kembali menara listrik darurat.

 
Bersama Pemerintah Provinsi Aceh, Kodam Iskandar Muda, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, dan Polda Aceh, PLN memberangkatkan personel tanggap darurat serta material pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV ke daerah terdampak.

Dalam Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menjelaskan bahwa banjir dan longsor menyebabkan kerusakan berat di 18 dari 23 kabupaten/kota. 

Banyak wilayah masih terisolasi akibat komunikasi terputus dan listrik padam karena sejumlah tower milik PLN roboh.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menjelaskan kerusakan infrastruktur terjadi pada sebagian besar wilayah kabupaten dan kota.

Penduduk di delapan belas daerah tersebut kini terisolasi akibat akses komunikasi terputus dan listrik yang padam.

"Banyak korban, termasuk beberapa kampung dan tempat yang hilang. Sampai sekarang belum tahu statusnya bagaimana. Insyaallah, ini ada bantuan dari pada PLN Aceh dan pusat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan tersalur ya listrik-listrik yang terputus," ujar Muzakir dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat PLN dan para pemangku kepentingan yang langsung mengirim bantuan teknis ke lapangan.

Baca juga: Polda Aceh Gandeng SPGG Sediakan Makanan untuk Korban Banjir, Peralatan SAR Juga Dikerahkan

12 Tower SUTT Roboh

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved