Banjir Landa Aceh
Pascabanjir di Kota Langsa, Warga Mulai Sulit Dapatkan Air Bersih
Saat ini sebagian masyarakat memanfaatkan air bersih dari daerah Lengkong dengan membelinya menggunakan jeuriken.
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Sedangkan riter seperti Indomaret dan Alfamart dan sejenisnya yang ada di Langsa tidak buka sampai Sabtu (29/11/2025), sedangkan toko klontongan makanan di pasar mulai buka sejak surut air.
Namun, toko klotongan di pasar langsa juga hampir semua terendam menyebabkan barang mereka rusak berat, sehingga sebagian bisa dijual sebagian rusak tak bisa terpakai.
Kondisi saat ini masyarakat terancam akan lelaparan karana stok makanan mereka mulai habis, apalagi beras eaega banyak terendam saat air menggenangi rumah mereka.
Parahnya lagi, akibat jaringan internet putus total warga tidak bisa mencairkan uang di ATM, sehingga mereka tidak bisa berbelanja kebutuhan makanan.
Kemudian seperti talur ayam juga mulai sulit didapatkan dan harga menurut warga sudah dijual di eceran di jalan mencapai Rp 90 ribu per papan, termasuk ikan juga susah didapatkan dan jika ada dijual mahal.
Hampir semua kantor termasukan Pendopo Wali Kota Langsa terendam, otomatis selama berapa hari ini pelayanan umum lumouh total.
Akses bantuan dari Provinsi Aceh juga belum bisa masuk, karema akaes jalan mulai dari Aceh Timur hingga ke Bireuen kabarnya putus karena juga alami banjir. (*)
Baca juga: PLN Bawa 30 Ton Peralatan Tower ke Aceh, Mendagri Tito Pastikan Listrik Segera Normal
Baca juga: Pelantikan Pengurus Baru, IKANOT FH USK Soroti Dampak Hukum Akibat Banjir Terkait Kepemilikan Tanah
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-permukiman-warga-di-Langsa-menyisakan-lumpur-tebal-pasca-surutnya-air.jpg)