Kamis, 28 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Pascabanjir di Kota Langsa, Warga Mulai Sulit Dapatkan Air Bersih

Saat ini sebagian masyarakat memanfaatkan air bersih dari daerah Lengkong dengan membelinya menggunakan jeuriken. 

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Zubir
Kondisi permukiman warga di Langsa menyisakan lumpur tebal pasca surutnya air banjir melanda daerah ini. 

 Sedangkan riter seperti Indomaret dan Alfamart dan sejenisnya yang ada di Langsa tidak buka sampai Sabtu (29/11/2025), sedangkan toko klontongan makanan di pasar mulai buka sejak surut air. 

Namun, toko klotongan di pasar langsa juga hampir semua terendam menyebabkan barang mereka rusak berat, sehingga sebagian bisa dijual sebagian rusak tak bisa terpakai. 


Kondisi saat ini masyarakat terancam akan lelaparan karana stok makanan mereka mulai habis, apalagi beras eaega banyak terendam saat air menggenangi rumah mereka. 


Parahnya lagi, akibat jaringan internet putus total warga tidak bisa mencairkan uang di ATM, sehingga mereka tidak bisa berbelanja kebutuhan makanan. 

Kemudian seperti talur ayam juga mulai sulit didapatkan dan harga menurut warga sudah dijual di eceran di jalan mencapai Rp 90 ribu per papan, termasuk ikan juga susah didapatkan dan jika ada dijual mahal. 


Hampir semua kantor termasukan Pendopo Wali Kota Langsa terendam, otomatis selama berapa hari ini pelayanan umum lumouh total.


Akses bantuan dari Provinsi Aceh juga belum bisa masuk, karema akaes jalan mulai dari Aceh Timur hingga ke Bireuen kabarnya putus karena juga alami banjir. (*)


 
 


 
  

Baca juga: PLN Bawa 30 Ton Peralatan Tower ke Aceh, Mendagri Tito Pastikan Listrik Segera Normal

Baca juga: Pelantikan Pengurus Baru, IKANOT FH USK Soroti Dampak Hukum Akibat Banjir Terkait Kepemilikan Tanah

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved