Banjir Landa Aceh
Bupati Aceh Barat Tembus Sikundo Usai Jalan Putus, Warga Terisolasi Akhirnya Terjangkau Bantuan
Perjalanan penuh risiko itu dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat, yang turun ke lokasi bersama jajaran terkait
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, Senin (1/12/2025) mengungkapkan, bahwa setelah berhari-hari terisolasi akibat jalan putus dan jembatan hanyut diterjang banjir, Gampong Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen akhirnya berhasil diakses oleh rombongan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Perjalanan penuh risiko itu dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Barat, yang turun ke lokasi bersama jajaran terkait untuk memastikan keselamatan warga serta menyalurkan bantuan darurat.
Rombongan berangkat dari Meulaboh sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan mobil 4x4 bersama Camat Pante Ceureumen, Wakil Ketua DPRK Azwir, Kapolsek beserta anggota, Kepala Puskesmas, unsur mukim, keuchik, dan tokoh masyarakat.
Setelah menempuh perjalanan lebih dari enam jam, menyusuri 90 kilometer jalur berat yang terdiri dari hutan lebat dan bekas jalan RGM, rombongan akhirnya tiba di Sikundo pada pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Bencana Banjir di Aceh Barat Ratusan Rumah dan Jalan Rusak, Berikut Datanya
Di tengah perjalanan, beberapa kendaraan sempat tersangkut dan rombongan hampir memutuskan untuk kembali karena kondisi jalan yang nyaris mustahil dilalui.
Namun keberadaan satu unit alat berat di kebun milik Azwir menjadi penyelamat, sehingga perjalanan dapat dilanjutkan.
Tantangan semakin berat ketika hujan deras turun, membuat rombongan harus menyeberangi 19 aliran sungai kecil yang debitnya meningkat tajam.
Setibanya di Sikundo, rasa lelah rombongan seketika terbayar saat disambut hangat oleh warga yang telah lama menunggu kehadiran pemerintah.
“Kami lega melihat masyarakat dalam keadaan aman,” ujar Bupati.
Baca juga: Warga Pasi Masjid Aceh Barat Terpaksa Mengungsi di Atas Jembatan Akibat Banjir
Rombongan langsung menyalurkan bantuan logistik, memeriksa kondisi sekolah, serta meninjau jembatan penghubung yang telah hancur total.
Kepala Puskesmas dan tim medis juga memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang sakit, serta membagikan obat-obatan untuk mengatasi demam, batuk, dan gatal-gatal yang kini banyak dikeluhkan.
Jembatan gantung yang sebelumnya dibangun pada masa Pj Gubernur Aceh Nova Iriansyah, setelah viralnya peristiwa anak-anak sekolah menyeberangi sungai dengan kabel baja, kini kembali hanyut diterjang banjir.
Kondisi ini membuat warga terpaksa menggunakan ban mobil sebagai alat bantu menyeberang karena tidak tersedia perahu maupun sampan.
Setelah beristirahat sejenak dan menunaikan shalat Magrib, rombongan kembali ke Meulaboh pukul 19.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Barat-Tarmizi-SP-sambangi-warga-Sikundo-Kecamatan-Pante-Ceureumen.jpg)