Banjir Landa Aceh
Tim Medis RSUDZA Kerahkan 14 Dokter dan Perawat Menembus Daerah Bencana Banjir
Tim Medis RSUDZA bergerak cepat menembus banjir besar yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, salah satu dari 16 kabupaten/kota di Aceh
Sejak awal, rumah sakit tersebut mengupayakan yang terbaik dengan mendirikan dua posko darurat untuk para pengungsi, meski dalam keterbatasan sarana dan tim medis.
Kehadiran Tim Medis RSUDZA pun disambut penuh harapan.
Bersama Dinas Kesehatan Aceh dan RS Jiwa Aceh, tim diterima langsung oleh Direktur RSUD Pidie Jaya, dr. Nur Fajriman, Sp.S, bersama Wakil Direktur Administrasi, dr. M. Aditya.
Baca juga: Haji Uma Salurkan Bantuan DPD RI Peduli Banjir kepada Warga Kuala Simpang
Mereka segera memberikan mandat kepada RSUDZA untuk mengambil alih seluruh layanan yang lumpuh seperti Instalasi Gawat Darurat, pelayanan bedah, perawatan intensif, hingga dukungan trauma healing bagi penyintas.
Plt Direktur RSUDZA, dr. Hanif, turut menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat secara resmi kepada Direktur RSUD Pijay di ruang pertemuan rumah sakit.
Hingga Minggu siang, tim RSUDZA telah melakukan 8 operasi (6 pasien hari ini dan 2 pasien kemarin).
Pagi ini, drg. Muklis juga mulai membuka layanan poliklinik gigi bagi masyarakat terdampak.
Siang harinya, terdapat penambahan personel dari 14 dokter residen dan 20 mahasiswa PSIK.
Baca juga: Dihantam Banjir, 3 Bupati di Aceh Menyerah, Aceh Timur Masih Berjuang dengan Kondisi Serba Terbatas
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kerja sama nyata dengan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).
Sementara itu, laporan terbaru pada 30 November dari Instalasi Gawat Darurat RSUD Pidie Jaya mencatat 80 pasien rawat inap, 170 pasien baru, serta 17 pasien yang harus dirujuk ke fasilitas lain.
Hingga saat ini, tercatat pula 4 pasien meninggal dunia akibat dampak banjir.
Kisah Haru di Tengah Bencana
Di tengah upaya pemulihan, kabar duka terus mengemuka.
Pada Minggu pagi, seorang korban laki-laki berusia sekitar 30 tahun yang hilang sejak hari pertama banjir akhirnya ditemukan oleh tim gabungan bersama warga.
Proses pencarian sebelumnya telah berkali-kali dilakukan di sekitar lokasi.
Namun kondisi medan yang tertutup lumpur pekat membuat jenazah sulit ditemukan.
Baca juga: BMKG Imbau Waspada Banjir Pesisir 5–10 Desember, Ini 7 Wilayah Aceh Berpotensi Terdampak
Tim Medis RSUDZA
dokter
perawat
Daerah Bencana Banjir
Serambi Indonesia
multiangle
Banjir Landa Aceh
Pidie Jaya
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-Medis-RSUDZA-sedang-menangani-pasien-di-wilayah-terdampak-bencana-banjir-di-Aceh.jpg)