Rabu, 20 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Tim Medis RSUDZA Kerahkan 14 Dokter dan Perawat Menembus Daerah Bencana Banjir

Tim Medis RSUDZA bergerak cepat menembus banjir besar yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, salah satu dari 16 kabupaten/kota di Aceh

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Tim Medis RSUDZA sedang menangani pasien di wilayah terdampak bencana banjir di Aceh 

Tim Medis RSUDZA Kerahkan 14 Dokter dan Perawat Menembus Daerah Bencana Banjir

SERAMBINEWS.COMTim Medis RSUDZA bergerak cepat menembus banjir besar yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, salah satu dari 16 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana. 

Banjir dan longsor dahsyat akibat curah hujan ekstrem, angin kencang, serta kondisi tanah yang rapuh telah menyebabkan hampir 30 ribu jiwa mengungsi, ratusan meninggal, dan puluhan masih hilang.

Berdasarkan laporan E Yusuf, Rikanurrizki dan Eka Ubit kepada Serambinews.com, Selasa (2/12/2025).

Tim Medis RSUDZA dipimpin oleh dr. Meilya, Spesialis Emergency, KPEC.

Tim berangkat dari RSUDZA pada Sabtu pagi, 29 November, dengan 14 personel yang terdiri dari dokter spesialis, dokter residen, dan perawat, serta tim dokumentasi dan administrasi. 

Mereka tiba di Pidie Jaya siang harinya menggunakan mobil Hiace RS Jiwa Aceh.

Baca juga: Kak Na Dampingi Rahmat Akbar, Remaja Lumpuh Layu Asal Pulo Aceh Berobat ke RSUDZA

Pidie Jaya menjadi salah satu daerah dengan dampak berat akibat bencana. 

Saat ini tim RSUDZA hanya dapat mengakses Kabupaten Pidie Jaya karena jalan menuju kabupaten lain terputus. 

Tim Medis RSUDZA Kerahkan 14 Dokter dan Perawat Menembus Daerah Bencana Banjir
Tim Medis RSUDZA Kerahkan 14 Dokter dan Perawat Menembus Daerah Bencana Banjir (Serambinews.com/HO)

Berdasarkan keterangan Direktur RSUD Pijay dalam pertemuan bersama Dinas Kesehatan Aceh, RS Jiwa Aceh, dan RSUDZA, tercatat 14 korban meninggal di Pidie Jaya.

Sementara lebih dari 600 warga korban banjir kehilangan rumah dan harta benda. 

Kondisi di Pidie Jaya sendiri sangat parah hingga menyebabkan RSUD Pidie Jaya lumpuh total.

Baca juga: Ketua Hiswana Migas Sebut Stok BBM di Aceh Aman, Masyarakat Diminta tak Panik

Karena sekitar 70 persen tenaga kesehatannya turut terdampak , mulai dari rumah hanyut, barang hilang, hingga anggota keluarga yang menjadi korban. 

Kerusakan materi pun tidak terhitung jumlahnya. 

Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, angin kencang, serta kondisi tanah yang rentan memperparah dampak bencana ini.

Kolaborasi dan Pelayanan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved