Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Bencana Hidrometeorologi di Pidie, Banyak Sarana Rusak dan 43.900 Korban Terdampak

wilayah yang berdampak banjir itu berjimlah 178 gampong, dengan korban berdampak mencapai 14.986 KK atau 43.900 jiwa.

|
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Subur Dani
Serambinews.com/Muhammad Nazar
HANCUR : Talut pengamanan tebing Dasar Aliran Sungai atau DAS Tiro, di Keude Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie hancur dihantam banjir beberapa hari lalu. Sisa kayu gelondongan berserangan di tebing DAS setelah dibersihkan.  SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

 

Ringkasan Berita:
  • Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, mencatat banyak sarana publik rusak. 
  • Wilayah yang berdampak banjir itu berjumlah 178 gampong, dengan korban berdampak mencapai 14.986 KK atau 43.900 jiwa.
  • Sarana sekolah yang rusak berat satu unit dan dayah rusak berat satu unit. 
  • 50 meter jalan negara, 20 meter jalan provinsi, 200 meter jalan kabupaten dan 1.600 meter jalan desa rusak
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, mencatat banyak sarana publik rusak. Jumlah infrasruktur rusak merupakan hasil pendataan yang dilakukan BPBD dengan dinas terkait.

"Data bencana banjir itu dari Posko BPBD Pidie tanggal 3 Desember 2025," kata Jubir Bupati Pidie, Andi Firdhaus, kepada Serambinews.com, Kamis (4/12/2025).

Baca juga: Hingga Rabu 3 Desember 2025, Banjir Aceh Tamiang 42 Orang Meninggal,  278.079 Jiwa Masih Mengungsi

Ia menjelaskan, wilayah yang berdampak banjir itu berjumlah 178 gampong, dengan korban berdampak mencapai 14.986 KK atau 43.900 jiwa.

Ia menjelaskan, untuk korban yang mengungsi awalnya berjumlah 7.573 KK atau 24.369 jiwa. Tapi, saat ini pengungsi sudah pulang, guna membersihkan rumah dari kepungan lumpur banjir. 

Baca juga: Mengular Antrean Kendaraan Isi BBM, Kapolres Pidie Sambangi SPBU

Menurutnya, di beberapa titik dibuat dapur umum karena sebagian korban banjir belum bisa masak di rumah akibat genangan lumpur. Dapur umum itu, antara lain didirikan di Kembang Tanjong dan Kecamatan Mutiara Timur.

Selain itu, kata Andi, data sementara rumah rusak berat berjumlah 41 unit dan rusak ringan tiga unit. Sementara rumah warga yang terdampak terendam banjir 14.371 rumah. 

Ia menyebutkan, sarana sekolah yang rusak berat satu unit dan dayah rusak berat satu unit. 

Baca juga: VIDEO - Korban Banjir di Pidie Jaya Masih Dikepung Lumpur

Tak hanya itu, bencana hidrometeorologi di Pidie merusak 50 meter negara, 20 meter jalan provinsi, 200 meter jalan kabupaten dan 1.600 meter jalan desa. 

Juga satu jembatan permanen rusak berat, satu rusak ringan dan satu jembatan gantung rusak berat serta satu jembatan gantung rusak ringan. 

Baca juga: 178 Gampong dan 43.000 Jiwa Warga di Pidie Terdampak Banjir, Korban Meninggal 2 Orang

Kata Andi, banjir terjadi di Pidie menyebabkan tujuh bendungan irigasi mengalami rusak berat. Juga 990 meter daerah aliran sungai atau DAS mengalami longsor dan 1.200 meter saluran irigasi rusak diterjang banjir.

Untuk lahan pertanian terendam banjir lumpur seluas 828 hektare dan rusak 1 hektare. Juga tambak milik warga pesisir rusak akibat banjir seluas 1.794 hektare dan saluran sepanjang 2.864 meter.

Baca juga: BREAKING NEWS - Jalan Putus ke Singkil Makan Korban, Mobil Minibus Jatuh

"Warga Pidie yang meninggal dampak banjir du orang," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved