Sabtu, 25 April 2026

Banjir Landa Aceh

Rumah Terkubur Tanah, Mahmudi: Nyan Keuh Nyoe Gampong Loen

Sejumlah wilayah di kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir . Rumah rumah di Pidie Jaya ada yang hancur dan terkubur lumpur

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
BANJIR LANDA ACEH - Mahmudi Ishak, warga Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya memperlihatkan kondisi rumahnya yang terkubur dengan lumpur usai banjir bandang melanda melalui video yang diunggah di Facebooknya pada Kamis (4/12/2025). 

SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA - Hujan deras tanpa henti mengguyur Aceh.

Sejumlah wilayah di kabupaten/kota di Aceh dilanda banjir sejak Selasa (25/11/2025) hingga hari ini, Rabu (26/11/2025) siang.

Dalam sekejap air lumpur bersama bongkahan kayu menerjang pemukiman warga. 

Banyak rumah yang hancur dan terkubur dalam tanah berlumpur. 

Di Pidie Jaya, rumah dan kendaraan terkubur lumpur.

“Nyoe taloe listrek (ini kabel listrik),” kata Mahmudi Ishak dalam video yang diunggah di Facebooknya, sambil memang kabel yang menjuntai. 

“Awai hanjeut tamat taloe listrek, jinoe ka ehno taloe listrek. (Dulu tidak bisa dipegang kabel listrik, sekarang sudah segini kabel listrik),” ucapnya sambil mendekatkan bahunya dengan kabel.

Baca juga: Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Lalu ia berjalan beberapa langkah ke depan. Kakinya yang tidak memakai alas menginjak seng. 

“Nyoe ka ubong. Nyoe ubong rumoh. Habeh terkubur. (Ini sudah atap. Ini atap rumah. Semua terkubur).”

“Nyan keuh nyoe gampong loen… Neukalon rumoh-rumoh, pane na lom. Habeh bandum lam tanoh. Lam tanoh terkubur,” katanya dengan nada lirih dalam bahasa Aceh sambil melihat sekeliling.

Jika diterjemahkan kalimat ini, Mahmudi mengatakan “Inilah kampung saya. Lihat rumah-rumah, tidak ada lagi. Habis semua tertimbun dalam tanah. Dalam tanah terkubur.”

Lewat cuplikan video yang diunggah pada 4 Desember 2025, Mahmudi menggambarkan kedahsyatan banjir bandang yang menghantam desanya pada 26 November lalu. 

Air tidak hanya menenggelamkan rumah, tapi juga mengubur desa dengan lumpur. 

Inilah kondisi desa, tempat ia dilahir dan dibesarkan. Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. 

Mahmudi terhenyak ketika pertama sekali mendengar kabar bencana tersebut. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved