Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bireuen

Jalur Bireuen–Takengon Ditargetkan Tembus 9 Desember, Jembatan Darurat Dikebut

Jalur darat Bireuen–Takengon yang rusak akibat banjir bandang sedang dipulihkan dengan pembangunan jembatan bailey.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Yusmandin Idris
PEMBANGUNAN JEMBATAN BAILEY - Alat berat melakukan penimbunan sungai dekat Jembatan Teupin Mane yang putus dihantam banjir. Pekerjaan penyambungan.jembatan bailey dengan jembatan rangka baja diperkirakan selesai pada Selasa (9/12/2025). 

Menurut Feby Lesmana, abutmen yang dibangun bersifat fungsional agar jembatan bisa segera digunakan.

“Pekerjaan dikebut siang malam. Semalam pekerjaan berlangsung hingga pukul 23.00 WIB,” jelasnya.

Jembatan Teupin Mane yang rusak parah kehilangan oprit sepanjang 60 meter.

Sementara jembatan bailey yang dipasang hanya memiliki panjang 30 meter.

Sisanya akan diuruk dan ditimbun agar dapat menyambungkan jembatan darurat dengan jembatan rangka yang masih tersisa.

Tujuh Jembatan Putus

Data sementara menunjukkan, ada tujuh jembatan di lintasan Bireuen–Takengon yang putus akibat banjir bandang.

Penanganan akan dilakukan secara bertahap agar arus transportasi menuju Takengon bisa kembali normal.

Baca juga: HRD dan Pejabat Kementerian PU Tinjau Pekerjaan Jembatan Bailey di Kutablang, Dipacu Siang dan Malam

“Semua akan dikerjakan, yang penting mobilitas logistik dan evakuasi masyarakat bisa lancar meski dalam kondisi darurat. Jalan yang putus diusahakan segera tersambung,” tegas Feby.

Dengan pengerjaan yang terus dipacu siang dan malam, jalur darurat melalui jembatan bailey diharapkan dapat segera difungsikan.

Kehadiran jalur ini sangat penting untuk memperlancar distribusi logistik, bantuan kemanusiaan, serta mobilitas warga yang selama ini bergantung pada penyeberangan darurat.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved