Sabtu, 18 April 2026

Listrik Padam di Aceh

BREAKING NEWS – Pembangkit Nagan dan Arun Lepas dari Sistem, Listrik Padam di Banda Aceh

“Iya, PLTMG Arun dan PLTU Nagan tadi sore tidak bisa menyalurkan daya pembangkit melalui transmisi sampai ke Banda Aceh,”

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Serambinews.com/HO
PERBAIKI JARINGAN LISTRIK - petugas PLN dikerahkan untuk berjibaku di lapangan, bekerja tanpa henti guna mempercepat penanganan dan penormalan pasokan listrik di Aceh. 

Bahlil menjelaskan, pemulihan pasokan listrik masih bergantung pada percepatan penyelesaian jaringan gardu induk yang saat ini telah terpasang sekitar 80 hingga 90 persen. 

Ia menargetkan seluruh pekerjaan gardu induk dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.

“Untuk jaringan gardu induknya yang kami laporkan kemarin kepada Bapak Presiden itu sudah sekitar 80–90 persen terpasang. Tapi mungkin sekitar minggu-minggu ini, paling lambat Rabu atau Kamis baru bisa jadi semua,” jelasnya.

Menurut Bahlil, jika seluruh jaringan gardu induk rampung, maka aliran listrik dari sistem Arun–Bireuen dapat kembali masuk secara normal. 

Dengan demikian, transmisi kelistrikan jalur Sumatera juga akan kembali terkoneksi sepenuhnya dengan sistem kelistrikan Aceh.

“Kalau ini jadi, maka aliran listrik dari Arun-Bireuen itu baru bisa masuk secara normal dan transmisi untuk jalur Sumatera itu sudah bisa konek.” Imbuhnya.

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa penyambungan listrik ke seluruh desa terdampak bencana belum dapat dilakukan secara menyeluruh. 

Hal itu disebabkan oleh kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah yang masih mengalami kerusakan berat akibat bencana.

“Andaikan pun ini konek Bapak Presiden, kami laporkan bahwa belum bisa teraliri semua kepada desa-desa yang ada, karena sebagian desa-desa infrastrukturnya masih parah,”

“Jalan yang tidak bisa kita masuk itu pada (jaringan) tegangan rendah itu tiang-tiangnya banyak yang jatuh dan ada sebagian desa yang memang masih banjir, masih ada air,” jelas Bahlil.

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan memaksakan penyalaan listrik di wilayah yang belum aman karena berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi masyarakat.

“Kalau kita paksakan untuk dialiri listrik, itu akan berdampak pada kecelakaan di masyarakat,” tegas Bahlil.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved