Sabtu, 11 April 2026

Banjir Landa Aceh

Rangka Jembatan Bailey Tiba di Nagan, Bupati TRK: Bisa Bebaskan Isolir Beutong Ateuh dan ke Takengon

“Berdasarkan prediksi awal, Insya Allah pembangunan jembatan ini dapat rampung dalam waktu sekitar satu minggu,” ujar TRK.

Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Dok Kominfo
Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, Wabup Raja Sayang dan Plt Sekda Zulkifli saat meninjau rangka jembatan bailey tiba di Nagan untuk dibawakan ke Beutong Ateuh, Rabu siang. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Penantian masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, akhirnya mulai menemui titik terang.

Rangka jembatan bailey yang akan digunakan untuk membangun kembali jembatan hancur akibat banjir kini telah tiba di Ibu Kota Kabupaten Nagan Raya, Suka Makmue pada Rabu, (17/12/2025).

Kedatangan rangka jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya berkelanjutan yang selama ini disuarakan oleh Bupati Nagan Raya, Dr Teuku Raja Keumangan SH  MH yang akrab disapa TRK. 

Dengan dibangun jembatan bailey ke depan Beutong Ateuh terbebas dari isolir dan jalan ke Takengon Aceh Tengah juga bisa kembali lancar.

Permintaan pembangunan jembatan bailey oleh Bupati TRK ini disampaikan secara resmi melalui surat kepada pemerintah pusat, diperkuat melalui pemberitaan di media massa, serta ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung ke lokasi oleh sejumlah pejabat penting dari pemerintah pusat.

Rangka jembatan Bailey tersebut selanjutnya akan segera diberangkatkan menuju lokasi pembangunan di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, wilayah yang dikelilingi perbukitan dan selama ini mengalami keterisolasian akibat putusnya akses transportasi pascabanjir.

Sebelumnya, Bupati TRK secara tegas meminta pihak terkait agar segera membangun jembatan Bailey guna memulihkan akses vital masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini tidak hanya berfungsi menghubungkan antar-gampong di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, tetapi juga menjadi jalur strategis untuk membuka kembali isolasi wilayah tengah Aceh yang masih terkurung akibat dampak banjir.

Bupati TRK meninjau kedatangan rangka jembatan Bailey tersebut di halaman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nagan Raya.

Dalam peninjauan tersebut, TRK turut didampingi Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang serta Plt Sekretaris Daerah, Zulkifli SPd serta Plt Kepala Dinas PUPR Nagan Raya.

Bupati TRK menyampaikan optimisme bahwa proses pembangunan jembatan bailey dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Berdasarkan prediksi awal, Insya Allah pembangunan jembatan ini dapat rampung dalam waktu sekitar satu minggu,” ujar TRK.

Baca juga: Lebih 2.000 Hektare Sawah Terdampak Lumpur Banjir, Aceh Barat Lakukan Uji Kelayakan Tanah

Ia berharap, kehadiran jembatan Bailey nantinya mampu mengembalikan fungsi jalur transportasi vital, memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga yang sempat lumpuh akibat terputusnya akses.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved