Jumat, 24 April 2026

Syech Muharram Imbau Masyarakat Bersabar, Kelangkaan Elpiji bukan karena Permainan

Ia menekankan bahwa kelangkaan yang terjadi disebabkan adanya bencana, bukan karena permainan dan juga bukan karena keinginan siapapun.

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com/HO
RAPAT KOORDINASI - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda dan Pertamina Patra Niaga Aceh, Kamis (18/12/2025). 

Dalam kesempatan ini pula, Bupati Aceh Besar mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Aceh bersama 11 agen penyalur untuk mengatasi kelangkaan elpiji. 

Baca juga: Pasca Banjir Masyarakat Aceh Timur Masih Kesusahan Cari Gas LPG

Baca juga: Kepala BNPB di Aceh Timur, Bupati Al- Farlaky: Jangan Tinggalkan Kami Sendiri

Ia juga menegaskan akan berupaya agar kondisi segera membaik sehingga masyarakat tidak harus antre dan bersusah payah mendapat gas elpiji.

"Pertamina mengatakan penyaluran gas ke Aceh Besar sudah 57 persen. Saya berharap kepada masyarakat Aceh Besar untuk bersabar, jangan panik,”

“Usahakan bagi yang belum mendapatkan gas, itu dulu yang diutamakan. Kita juga melakukan berbagai upaya dan skema rekayasa pendistribusian untuk semua normal kembali," tutupnya.

Pertamina Tambah Kapal Pengangkut Gas

Sementara Sales Branch Manager (SBM) III Gas Aceh Muhammad Suhanda meminta maaf kepada masyarakat Aceh Besar atas terjadinya antrean gas elpiji.

Dia menyebut pihaknya menanggapi keluhan itu dengan menambah satu unit kapal laut untuk penyaluran elpiji yang sebelumnya hanya 2 unit. 

"Kami dari Pertamina Patra Niaga memohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat karena melakukan antre LPG. Kami terus berupaya pendistribusian ini cepat terselesaikan," katanya. 

Menanggapi antrean elpiji di Aceh, Pertamina Patra Niaga menambah satu unit armada via laut untuk mengangkut skid tank serta penambahan unit Skid tank untuk mempercepat proses normalisasi pasokan ke Aceh Besar. 

"Pertamina telah melakukan penambahan armada via laut untuk mengangkut skid tank dari Lhokseumawe ke Banda Aceh,”

“Sampai hari ini sudah ada tiga kapal pendistribusian LPG dan ada penambahan satu skid tank perbantuan, sehingga ada 25 unit skid tank yang beroperasi, semoga pendistribusian ini segera terselesaikan," ucap Suhanda.

Baca juga: Tidak Hanya Langka, Harga Gas di Aceh Jaya Sentuh Harga 450 Ribu Pertabung

Baca juga: Gas Sulit Didapat, Anggota DPRK Aceh Besar Mursalin Desak Pemkab dan Pertamina Gelar Operasi Pasar

Suhanda juga mengimbau kepada masyarakat Aceh Besar untuk tenang dan bersabar dengan kondisi pascabencana di Aceh. 

"Kami imbau masyarakat tetap tenang dan bersabar. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,”

“Kami mohon doa dukungan semua pihak, semoga pendistribusian LPG dengan multimoda ini segera dapat terselesaikan dan normal," ujarnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved