Kamis, 30 April 2026

Syech Muharram Imbau Masyarakat Bersabar, Kelangkaan Elpiji bukan karena Permainan

Ia menekankan bahwa kelangkaan yang terjadi disebabkan adanya bencana, bukan karena permainan dan juga bukan karena keinginan siapapun.

Tayang:
Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com/HO
RAPAT KOORDINASI - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda dan Pertamina Patra Niaga Aceh, Kamis (18/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Syech Muharram menegaskan kelangkaan elpiji terjadi karena dampak banjir dan longsor, bukan akibat permainan pihak tertentu, dan meminta masyarakat bersabar.
  • Pemkab bersama Pertamina terus berupaya menormalkan pasokan elpiji dan mengimbau warga yang sudah mendapatkan gas memberi kesempatan kepada yang belum.
  • Mengatasi kendala distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah kapal pengangkut dan skid tank, sehingga menjadi tiga kapal dan 25 unit skid tank guna mempercepat normalisasi pasokan elpiji.

 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram, mengimbau masyarakat bersabar terkait kelangkaan elpiji yang terjadi, baik subsidi maupun nonsubsidi. 

Ia menekankan bahwa kelangkaan yang terjadi disebabkan adanya bencana, bukan karena permainan dan juga bukan karena keinginan siapapun.

Hal tersebut disampaikan Syech Muharram kepada awak media, Kamis (18/12/2025), seusai menghadiri rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda Aceh Besar dan Pertamina Patra Niaga Aceh.

Dari pihak Pertamina hadirSales Branch Manager (SBM) III Gas Aceh, Muhammad Suhanda. Rapat yang berlangsung di Kantor Bupati itu juga dihadiri 11 agen penyalur elpiji di Aceh Besar.

"Kami Pemerintah Aceh Besar mengimbau kepada masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji subsidi maupun yang nonsubsidi untuk bersabar,”

“Karena ini bukan permainan maupun keinginan siapapun, tapi ini adalah bencana alam. Jadi mari kita terus bersabar dan terus berusaha," kata Syech Muharram.

Syech Muharram mengatakan Pemkab Aceh Besar telah berupaya menghadirkan elpiji yang cukup untuk masyarakat.

Baca juga: Hari Pertama, Pertamina dan Pemerintah Abdya Gelar Operasi Pasar, Sediakan LPG 3 Kg 1.680 Tabung

Baca juga: VIDEO - Mendagri Tito Karnavian Soroti Bantuan 1 Miliar Malaysia untuk Aceh

Dia juga menekankan kepada warga yang sudah memperoleh gas untuk memberi kesempatan kepada yang belum mendapatkankan, karena keadaan belum sepenuhnya normal. 

"Pemkab Aceh Besar sedari awal telah berupaya menghadirkan LPG sebanyak-banyaknya untuk Aceh Besar, sampai hari ini (18/12/2025) penyaluran LPG sudah mencapai 57 persen, mudah-mudahan cepat tercapai sampai 100 persen,”

“Bagi yang sudah mendapatkan gas, tolong untuk bersabar, berikan kesempatan bagi yang belum mendapatkan, bagi yang sudah dapat untuk berhemat karena ini masih dalam masa darurat," ujarnya. 

Terkait kelangkaan elpiji yang terjadi di Aceh Besar, Syech Muharram memaklumi karena Aceh baru mengalami bencana banjir dan longsor.

Bencana tersebut mengakibatkan banyak jalur transportasi terputus, sehingga menganggu pendistribusian berbagai kebutuhan pokok masyarakat Aceh, termasuk pendistribusian gas elpiji.

"Kita sama-sama tahu, pasca banjir dan longsor di Aceh menyebabkan lumpuhnya jalur transportasi, sehingga mempengaharui penyaluran gas subsidi maupun nonsubsidi,”

“Sampai hari ini pun kendala masih pada transportasi, sehingga solusi yang dilakukan adalah penyaluran melalui kapal," ucap Bupati Aceh Besar. 

Dalam kesempatan ini pula, Bupati Aceh Besar mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Aceh bersama 11 agen penyalur untuk mengatasi kelangkaan elpiji. 

Baca juga: Pasca Banjir Masyarakat Aceh Timur Masih Kesusahan Cari Gas LPG

Baca juga: Kepala BNPB di Aceh Timur, Bupati Al- Farlaky: Jangan Tinggalkan Kami Sendiri

Ia juga menegaskan akan berupaya agar kondisi segera membaik sehingga masyarakat tidak harus antre dan bersusah payah mendapat gas elpiji.

"Pertamina mengatakan penyaluran gas ke Aceh Besar sudah 57 persen. Saya berharap kepada masyarakat Aceh Besar untuk bersabar, jangan panik,”

“Usahakan bagi yang belum mendapatkan gas, itu dulu yang diutamakan. Kita juga melakukan berbagai upaya dan skema rekayasa pendistribusian untuk semua normal kembali," tutupnya.

Pertamina Tambah Kapal Pengangkut Gas

Sementara Sales Branch Manager (SBM) III Gas Aceh Muhammad Suhanda meminta maaf kepada masyarakat Aceh Besar atas terjadinya antrean gas elpiji.

Dia menyebut pihaknya menanggapi keluhan itu dengan menambah satu unit kapal laut untuk penyaluran elpiji yang sebelumnya hanya 2 unit. 

"Kami dari Pertamina Patra Niaga memohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat karena melakukan antre LPG. Kami terus berupaya pendistribusian ini cepat terselesaikan," katanya. 

Menanggapi antrean elpiji di Aceh, Pertamina Patra Niaga menambah satu unit armada via laut untuk mengangkut skid tank serta penambahan unit Skid tank untuk mempercepat proses normalisasi pasokan ke Aceh Besar. 

"Pertamina telah melakukan penambahan armada via laut untuk mengangkut skid tank dari Lhokseumawe ke Banda Aceh,”

“Sampai hari ini sudah ada tiga kapal pendistribusian LPG dan ada penambahan satu skid tank perbantuan, sehingga ada 25 unit skid tank yang beroperasi, semoga pendistribusian ini segera terselesaikan," ucap Suhanda.

Baca juga: Tidak Hanya Langka, Harga Gas di Aceh Jaya Sentuh Harga 450 Ribu Pertabung

Baca juga: Gas Sulit Didapat, Anggota DPRK Aceh Besar Mursalin Desak Pemkab dan Pertamina Gelar Operasi Pasar

Suhanda juga mengimbau kepada masyarakat Aceh Besar untuk tenang dan bersabar dengan kondisi pascabencana di Aceh. 

"Kami imbau masyarakat tetap tenang dan bersabar. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,”

“Kami mohon doa dukungan semua pihak, semoga pendistribusian LPG dengan multimoda ini segera dapat terselesaikan dan normal," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved