Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Alat Berat Bantuan Polri Buka Akses Jalan dan Lanjutkan Pembuatan Parit di Pedalaman Aceh Utara

Pekerjaan tersebut meliputi pengerukan saluran air atau parit di sisi badan jalan guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Dok Polres Aceh Utara
ALAT BERAT - Alat berat ekskavator bantuan Polri dikerahkan untuk membuka akses jalan dan melanjutkan pembuatan parit di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana banjir. 
Ringkasan Berita:
  • Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk membuka akses jalan dan melanjutkan pembuatan parit di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Utara.
  • Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir.
  • Pada Sabtu (3/1/2026), ekskavator bantuan Polri difokuskan bekerja pada ruas jalan Dusun Bidari menuju Dusun Seuleumak, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk membuka akses jalan dan melanjutkan pembuatan parit di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Utara.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir.

Pada Sabtu (3/1/2026), ekskavator bantuan Polri difokuskan bekerja pada ruas jalan Dusun Bidari menuju Dusun Seuleumak, Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.

Pekerjaan tersebut meliputi pengerukan saluran air atau parit di sisi badan jalan guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan.

Baca juga: Aceh Timur Salurkan Huntara dan Bantuan Dana Bagi Korban Banjir, Ini Skema Penerima

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang menyampaikan bahwa pembuatan parit ini bertujuan untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat genangan air, terutama jika terjadi hujan susulan.

“Pembuatan parit tersebut bertujuan untuk memperlancar aliran air, mencegah genangan, serta meminimalisir risiko kerusakan jalan apabila terjadi hujan susulan,” ujar AKP Bambang kepada Serambinews.com, Minggu (4/1/2026).

Selain itu, alat berat juga dikerahkan untuk membuka akses jalan di Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Langkahan.

Pembukaan akses ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat setempat yang sempat terganggu akibat dampak banjir.

Baca juga: Bupati Nagan Raya TRK Turunkan Tim Tinjau Gelembung Gas di Desa Gunong Cut

AKP Bambang menjelaskan bahwa pengerahan alat berat di dua gampong tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur dan aktivitas masyarakat pascabencana.

“Alat berat ekskavator bantuan Polri hari ini melanjutkan pembuatan parit di jalur Dusun Bidari menuju Dusun Seuleumak serta membuka akses jalan lainnya di Gampong Meunasah Blang. Kegiatan ini difokuskan untuk mendukung pemulihan infrastruktur dasar agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” katanya.

Ia menambahkan, Polres Aceh Utara bersama jajaran serta instansi terkait terus melakukan pemantauan dan evaluasi di lapangan guna memastikan seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

“Polri hadir tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Kami berharap langkah ini dapat mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat di wilayah terdampak banjir,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved