Kamis, 14 Mei 2026

Infrasruktur

Pemasangan Jembatan Bailey di Ruas Jalan Menuju Singkil Terus Dikebut, Kendaraan Tetap Bisa Melintas

Pemasangan jembatan bailey di lokasi jembatan ambruk pada ruas jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Desa Gosong

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
JEMBATAN BAILEY -  Pembuatan jembatan bailey di lokasi jembatan ambruk menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, terus dikebut, Selasa (13/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kendaraan harus melintas secara bergantian mengingat alat berat kerap mondar-mandir memindahkan komponen jembatan. Selain itu, bobot kendaraan yang melintas dibatasi maksimal 3 ton.
  • Personel TNI di lokasi terlihat aktif mengatur arus lalu lintas guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran proses pemasangan jembatan bailey.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Pemasangan jembatan bailey di lokasi jembatan ambruk pada ruas jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, tepatnya di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, terus dikebut.

Pantauan di lapangan, Selasa (13/1/2026), personel TNI dari Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda tampak bekerja memasang rangka jembatan bailey. Proses pengerjaan turut didukung alat berat yang digunakan untuk memindahkan dan menyusun rangka baja agar terpasang secara presisi.

Meski di bawah terik matahari, semangat para prajurit TNI tidak surut. Berkat kerja keras tersebut, struktur jembatan bailey mulai terbentuk dan secara bertahap didorong menuju posisi jembatan yang sebelumnya ambruk.

Kendaraan Tetap Bisa Melintas

Sementara itu, meski proses pemasangan jembatan bailey masih berlangsung, arus lalu lintas kendaraan menuju dan keluar Kota Singkil tetap dapat berjalan. Hal ini karena pembangunan jembatan bailey dilakukan di sisi jembatan darurat dari batang kelapa yang sebelumnya dibangun oleh Kodim 0109/Aceh Singkil.

Namun, kendaraan harus melintas secara bergantian mengingat alat berat kerap mondar-mandir memindahkan komponen jembatan. Selain itu, bobot kendaraan yang melintas dibatasi maksimal 3 ton.

Personel TNI di lokasi terlihat aktif mengatur arus lalu lintas guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran proses pemasangan jembatan bailey.

“Kendaraan tetap bisa lewat,” kata Salaman, seorang pengendara mobil yang baru melintas di lokasi pengerjaan.

Pembangunan jembatan bailey ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan, khususnya kendaraan bermuatan berat, sehingga aktivitas dan perekonomian warga dapat kembali pulih pascabencana banjir.

Sebagaimana diketahui, jembatan menuju Singkil di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, ambruk akibat diterjang banjir pada 27 November 2025 lalu.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved