Banjir Landa Aceh
Pembangunan Jembatan Permanen Krueng Tingkeum-Bireuen Dimulai, Target Rampung 8 Bulan
“Kami ada di lokasi jembatan. Untuk jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang dilakukan pemancangan tiang pondasi yang pertama hari ini," ujar Heri.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum, Kuta Blang, Bireuen resmi dimulai pada Selasa (20/1/2026) dengan pemancangan tiang fondasi pertama.
- Jembatan baru ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang putus akibat banjir bandang akhir November 2025.
- Anggaran pembangunan sudah diusulkan ke pemerintah pusat, namun alokasinya masih menunggu kepastian.
- Jembatan lama sepanjang 120 meter yang kini disambungkan dengan jembatan bailey akan tetap dipertahankan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pembangunan jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen resmi dimulai.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan pemancangan tiang fondasi pertama yang dilakukan pada hari ini, Selasa (20/1/2026) di lokasi jembatan.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Perwakilan Aceh, Heri Yugiantoro, mengatakan tahap awal ini menjadi langkah penting dalam pembangunan jembatan permanen pengganti jembatan lama yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
“Kami ada di lokasi jembatan. Untuk jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang dilakukan pemancangan tiang pondasi yang pertama hari ini," ujar Heri dikonfirmasi Serambinews.com.
Ia menjelaskan, anggaran pembangunan jembatan tersebut telah diusulkan ke pemerintah pusat.
Namun hingga saat ini, besaran alokasi anggaran masih belum dikunci.
“Anggarannya sudah kami usulkan ke pusat, belum ada informasi alokasi yang disediakan. Yang utama adalah jembatan permanen ini segera selesai dan berfungsi," katanya.
Menurut Heri, pembangunan jembatan permanen ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar delapan bulan ke depan hingga selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.
Jembatan baru ini, kata Heri, akan dibangun di sisi hilir jembatan eksisting (jembatan yang sudah ada) untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
"Dibuat jembatan baru di sisi hilir jembatan eksisting," katanya.
Heri melanjutkan, bahwa setelah tahap pemancangan tiang fondasi, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembesian dan pengecoran pile cap, pembangunan abutment dan pilar.
Selanjutnya dilakukan pemasangan bangunan atas, pembesian lantai, pengecoran sistem lantai, hingga pengaspalan.
"Terakhir, pemasangan komponen pelengkap jembatan," tuturnya.
Heri menambahkan, jembatan lama sepanjang 120 meter yang saat ini disambungkan dengan bailey akan tetap dipertahankan.
Jembatan Putus Diterjang Banjir
Sebagai diketahui, Jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang sebelumnya terputus usai diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
Putusnya jembatan tersebut menyebabkan terganggunya mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antara Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara.(*)
Jembatan Krueng Tingkeum
Krueng Tingkeum
Jembatan Bailey Kuta Blang
Jembatan Permanen Kutablang
Pembangunan Jembatan Permanen
Serambinews
Serambinews.com
Bireuen
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jembatan-kuta-blang-1801.jpg)