Berita Aceh Tamiang
Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Menghantui Warga
Tumpukan lumpur dan sampah masih menjadi persoalan serius pascabanjir yang melanda Aceh Tamiang dua bulan lalu.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Bantuan secara mandiri ini diakuinya murni membantu warga agar bisa melaksanakan puasa Ramadan di rumah.
Selain lumpur, tumpukan sampah juga menjadi tantangan serius.
Baca juga: Wagub Aceh Dampingi Mendagri di Tamiang, Beri Arahan Taruna dan Serahkan Bantuan Presiden
Sejumlah kepala desa mengaku bingung mengatasi sampah karena tidak memiliki kendaraan pengangkut sampah.
“Kebetulan kami di sini didukung sama perusahaan perkebunan kelapa sawit, mereka meminjamkan loader dan dua truk untuk mengangkut sampah,” kata Datok Penghulu Pekanseruway, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Arif Wildan, Senin (26/1/2026).
Kampung Pekanseruway sebenarnya tidak mengalami dampak serius terhadap banjir bandang 26 November 2026.
Tapi dampak banjir ini menyebabkan operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lumpuh karena armada pengangkut sampah rusak.
Baca juga: Intip Gaji Tentara Amerika Serikat, Bonus Hingga Sistem Pensiunan
Masyarakat harus bisa normal saat puasa nanti
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi menyadari persoalan lumpur dan sampah ini salah satu tantangan serius, selain sektor hunian sementara.
Namun dia memastikan pemerintah daerah akan terus meningkatkan mutu penanggulangan seiring adanya tambahan alat berat dari pemerintah pusat.
“Setiap hari kita terus bergerak, target kita tidak berubah, masyarakat harus bisa normal saat puasa nanti,” kata Armia Pahmi. (mad)
Baca juga: Profil Irjen Achmad Kartiko, Mantan Kapolda Aceh yang Dipromosikan Jadi Kalemdiklat Polri
| Tragis, Seekor Kera di Aceh Tamiang Muncul dengan Kondisi Lengan Hanya Menyisakan Tulang |
|
|---|
| Harga Laptop di Aceh Tamiang Merangkak Naik, Toko Tahan Pesanan |
|
|---|
| Mengulik Efek Kenaikan BBM Nonsubsidi di Aceh Tamiang, Antara Stabilitas Stok & Kekhawatiran Ekonomi |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tamiang Serahkan Data Korban Banjir ke Kemensos, Sasar Pemulihan Ekonomi |
|
|---|
| 163 KK Warga Lubuksidup Aceh Tamiang Pindah ke Huntara, Begini Prosesnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/alat-berat-bersihkan-lumpur-pasca-banjir-di-aceh-tamiang.jpg)