Kamis, 21 Mei 2026

Demo di DPRK Aceh Singkil

Pemkab Aceh Singkil Bungkam Soal Tuntutan Demonstran

"Sampai saat ini belum dapat arahan untuk hak jawab terkait demo kemaren," kata Sabran, melalui layanan WhatsApp

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
MASSA UNJUK RASA: Massa saat melakukan unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Singkil, kawasan Kampung Baru, Singkil Utara, Senin (9/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, belum memberikan hak jawab terhadap tuntutan demonstran.
  • Mereka sejauh ini masih memilih bungkam, ketimbang memberikan tanggapan.
  • Padahal tuntutan demonstran cukup serius, yaitu meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, makzulkan bupati. 

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, belum memberikan hak jawab terhadap tuntutan demonstran. 

Mereka sejauh ini masih memilih bungkam, ketimbang memberikan tanggapan. 

Padahal tuntutan demonstran cukup serius, yaitu meminta Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, makzulkan bupati. 

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Aceh Singkil, Sabran ketika diminta hak jawab atas berita unjuk rasa mengaku belum mendapat arah. 

"Sampai saat ini belum dapat arahan untuk hak jawab terkait demo kemaren," kata Sabran, melalui layanan WhatsApp, Selasa (10/2/2026). 

Sebagimana diketahui massa demonstran menerobos lalu merangsek masuk ke teras kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Senin (9/2/2026). 

Baca juga: Unjuk Rasa Berjalan Damai, Kapolres Aceh Singkil Sampaikan Apresiasi 

Kelompok massa itu menamakan diri Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Aceh Singkil

Kekuatan massa juga mendapat sokongan dari kaum ibu-ibu serta warga yang mengaku tim sukses pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon-Hamzah Sulaiman.

Di halaman kantor wakil rakyat, massa sempat terlibat saling dorong dengan aparat kemana yang berjaga. 

Aksi saling dorong berhasil diredam, setelah massa dan pimpinan serta anggota DPRK Aceh Singkil, sepakat duduk bersama di lantai teras untuk mendengarkan orasi. 

Dalam orasinya massa mendesak DPRK Aceh Singkil, melakukan pemakzulan terhadap bupati dengan tudingan penyalahgunaan wewenang dan kebijakan tidak prorakyat.

"Kami minta makzulkan Bupati Aceh Singkil, karena kami anggap tidak mampu dan tidak becus menangani daerah ini," teriak M Yunus  orator unjuk rasa. 

Menurut pengunjuk rasa ada sejumlah alasan pemakzulan dapat dilakukan DPRK Aceh Singkil, terhadap bupati. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved