KKR dan Pemkab Aceh Timur Gelar Haul Tragedi Simpang Kuala dan Ara Kundoe
KKR Aceh bekerja sama dengan komunitas korban tragedi Idi Cut (Simpang Kuala) menggelar peringatan Tragedi Idi Cut dan Ara Kundoe.
“Generasi yang tidak mengalami langsung masa konflik perlu diberikan pemahaman yang utuh tentang dampak pelanggaran HAM, pentingnya penghormatan terhadap hak hidup dan martabat manusia, serta urgensi membangun budaya damai dan keadilan sosial,”
“Dengan demikian, peringatan ini berfungsi sebagai media pembelajaran sejarah, kemanusiaan, dan nilai-nilai demokrasi. Aceh bukan daerah kebencian, Aceh adalah daerah kedamaian,” katanya.
Baca juga: VIDEO Pemilik Toko Mas Ilham Lambaro Ditangkap, Bawa Kabur 1,6 Kg Emas Milik Pelanggan
Baca juga: Bantuan Meugang Presiden Harus Berupa Daging, tak Boleh Berbentuk Uang
Dukungan Pemerintah
Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja-kerja KKR Aceh.
“Pemerintah Aceh mendukung sepenuhnya kerja-kerja Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh sebagai bagian dari upaya menghadirkan kejelasan sejarah, pemulihan bagi korban, serta penguatan Rekonsiliasi. Pendekatan yang ditempuh adalah pendekatan yang berlandaskan kebijaksanaan, dialog dan ketenangan, kebijaksanaan, dan komitmen semua pihak,” ucap Gubernur.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaki, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial.
“Peringatan ini bukan semata aktivitas seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga hak atas kebenaran dan hak atas keadilan serta pemulihan korban,”
“Peristiwa simpang kuala Idi Cut dan Ara Kundoe serta Bumi Flora harus menjadi perhatian serius kembali pihak pemerintah pusat, melalui kementerian HAM yang berhadir kami menitip pesan ini untuk ditindaklanjuti penyelesaiannya, baik secara non yudisial maupun yudisial,” tambah dia.
Kegiatan peringatan turut diiringi dengan pembacaan tahlil serta pemberian santunan kepada anak yatim oleh Bupati Aceh Timur, anggota DPRK Aceh Timur, serta jajaran KPA Aceh Timur dan Aceh Foundation.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan memastikan pemulihan hak-hak korban pelanggaran HAM di Aceh.(*)
Baca juga: Sempat Terhalang Barcode BBM, Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran di SPBU
Baca juga: Daging Meugang Untuk Korban Banjir Diinstruksikan Kemendagri Berasal dari Peternak Lokal
Tragedi Simpang Kuala
Tragedi Ara Kundoe
Haul Tragedi Simpang Kuala
Haul Tragedi Ara Kundoe
Pelanggaran HAM di Aceh
kasus pelanggaran ham di aceh
| 27 Tahun Tragedi Idi Cut–Ara Kundoe, KKR Aceh: Luka Itu Masih Membekas |
|
|---|
| Terkait Pelanggaran HAM, 2.680 Korban Direkom Terima Reparasi |
|
|---|
| VIDEO - Komis XII DPR RI Dorong Pemerintah Selesaikan Pemberian Kompensasi Pelanggaran HAM di Aceh |
|
|---|
| Abu Razak: Kedatangan Presiden Jokowi Diharapkan Menjadi Solusi Penyelesaian Kasus HAM di Aceh |
|
|---|
| Rumoh Geudong: Janji Jokowi yang Belum Tunai untuk Aceh – Bagian Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Haul-Tragedi-Simpang-Kuala-dan-Ara-Kundoe.jpg)