Minggu, 19 April 2026

Berita Aceh Singkil

Gaji ASN Sedot 40 Persen Anggaran Aceh Singkil, Pendidikan dan Kesehatan 20 & 10 Persen

Belanja pegawai di Aceh Singkil mencapai 40% APBD, melebihi batas aturan maksimal 30%, sehingga membebani fiskal daerah.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
GAJI ASN - Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon menyebutkan, gaji ASN di Pemkab Aceh Singkil menyerap 40 persen anggaran daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Belanja pegawai di Aceh Singkil mencapai 40 persen APBD, melebihi batas aturan maksimal 30 persen, sehingga membebani fiskal daerah.
  • Anggaran pendidikan 20 persen, kesehatan 10 % , ditambah operasional dan dana desa masing-masing 10 % , membuat ruang pembangunan semakin sempit.
  • Bupati Safriadi menegaskan satu-satunya solusi adalah melobi anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Belanja pegawai menyedot 40 persen anggaran Kabupaten Aceh Singkil

Kondisi itu sangat membebani fiskal Aceh Singkil sehingga sulit melakukan pembangunan. 

Selain itu, jumlah ini tak sesuai aturan yang membatasi maksimal belanja pegawai 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

"Gaji sudah 40 persen, belum lagi pengangkatan PPPK Paruh Waktu," kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon usai melantik 202 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di halaman kantor bupati setempat, Kamis (19/2/2026).

Safriadi lantas merinci persentase struktur anggaran yang harus dikeluarkan, hingga membuat daerahnya sulit melakukan pembangunan. 

Dimulai dengan gaji 40 persen dari total APBK. 

Baca juga: Terkait Gaji ASN Lhokseumawe dan Aceh Utara, Pemerintah Aceh Minta Pejabat Kab/Kota jangan Abai

Lalu pendidikan 20 persen dan kesehatan 10 persen. 

"Sudah berapa tuh, belum ditambah operasional 10 persen dan dana desa 10 persen, bagaimana mau membangun," ujar Safriadi. 

Safriadi mengatakan, satu-satunya cara agar bisa membangun adalah dengan melakukan lobi anggaran ke Pemerintah Pusat. 

Sehingga dirinya terus bolak balik melakukan upaya agar anggaran pusat bisa turun ke daerah. 

"Ini dihujat juga. Daging busuk jangan membuat kepercayaan pusat tidak ada,” tukas Bupati Safriadi. 

“Sudah diganti. Kalau kami tidak berbuat, mungkin nampak," tegasnya. 

Bupati Aceh Singkil mengaku sengaja menceritakan itu agar cakrawala (wawasan) semua pihak terbuka. 

Baca juga: Update Kenaikan Gaji PNS, Benarkah Naik 12 Persen? Berikut Besaran Gaji ASN saat Ini Sesuai Golongan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved