Berita Aceh Tamiang
Pos Relawan Masjid Nurul Ashri Yogya di Tamiang ‘Diteror’ Bungkusan Bangkai Anjing
Relawan Masjid Nurul Ashri Yogyakarta di Aceh Tamiang menemukan bungkusan plastik berisi bangkai anjing tanpa kepala di depan posko mereka.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Relawan Masjid Nurul Ashri Yogyakarta di Aceh Tamiang menemukan bungkusan plastik berisi bangkai anjing tanpa kepala di depan posko mereka.
- Insiden ini dianggap sebagai bentuk teror, namun para relawan menegaskan tidak gentar dan tetap melanjutkan misi membantu korban banjir.
- Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang, sembari terus menyalurkan bantuan makanan dan mengoperasikan alat berat di sejumlah kampung terdampak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Aktivitas relawan penanggulangan banjir Aceh Tamiang terusik dengan keberadaan bungkusan plastik berisi bangkai anjing.
Bungkusan ini ditemukan oleh dua relawan Masjid Nurul Ashri Yogyakarta, Satrio Widiantoro dan Ikhsan Lani, usai membuang sampah selepas Shalat Subuh pada Senin (23/2/2025) kemarin.
Bangkai anjing tersebut dikemas dalam plastik merah yang diletakkan di belakang alat berat mini yang diparkirkan di depan pintu pos.
Posko ini sendiri berada di Kompleks Pertokoan Kampung Sungailiput, Kejuruanmuda, Aceh Tamiang.
“Sehabis Shalat Subuh, kami bersih-bersih buang sampah. Ketika kembali, sudah ada bungkusan plastik di depan pintu,” kata Lani ketika ditemui di pos relawan, Selasa (24/2/2026).
Ikhsan Lani yang merupakan atlet tarung MMA asal Papua memastikan kondisi plastik tidak terikat sehingga sekilas isi di dalam bungkusan bisa terlihat.
Baca juga: Sikapi Kasus “Akuntan SPPG Mengaku Dibegal”, Muslim Syamsuddin: Ubah Pola Pembayaran Honor Relawan
Namun untuk lebih memastikan lagi, dia bersama Satrio membuka lebih lebar plastik tersebut.
“Ternyata bangkai anjing tanpa kepala, sudah mulai busuk, sudah berulat,” ungkap Lani.
Meski menyimpulkan keberadaan bangkai anjing ini sebagai teror, kedua relawan yang sudah bertahan tiga bulan di Aceh Tamiang mengaku tidak gentar.
Mereka pun memastikan insiden ini tidak menyurutkan semangat membantu korban banjir di daerah ini.
“Kalau semangat tetap sama, dengan adanya kejadian ini tidak membuat kami berbeda,” tegas Satrio.
Begitupun, dia berharap insiden ini tidak terulang karena kehadiran mereka ke Aceh Tamiang atas niat baik.
Baca juga: Teror Pencurian Celana Dalam Resahkan Warga, 6 Kancut Raib Tengah Malam: Pelaku Masih Muda
Sejauh ini mereka tetap konsisten menyalurkan bantuan makanan untuk korban banjir dan mengerahkan alat berat ke sejumlah kampung.
teror
pos relawan diteror
Relawan Masjid Nurul Ashri Yogyakarta
bangkai anjing
Aceh Tamiang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| TMMD Kodim Aceh Tamiang Akhiri Jalur Maut di Sukamakmur dan Balingkarang |
|
|---|
| KPH VII Aceh Selaraskan Pengawasan Hutan dengan Peningkatan Ekonomi Masyarakat |
|
|---|
| Mahasiswa Asal Aceh Tamiang Raih Juara Policy Brief Nasional, Tawarkan Solusi Akhiri Banjir Tahunan |
|
|---|
| Konsumsi Telur di Aceh Capai 2,5 Juta Butir per Hari, Produksi Lokal Hanya 10 Persen |
|
|---|
| Kodim Buka Isolasi Empat Kampung di Sekerak Aceh Tamiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pos-relawan-di-Tamiang-diteror.jpg)