Kesehatan
Tips Aman Olahraga di Usia 40 Tahun ke Atas, Hindari Cedera dan Risiko Kesehatan
Olahraga tetap penting di usia 40 tahun ke atas untuk menjaga kebugaran dan mencegah penyakit degeneratif, namun harus dilakukan dengan bijak dan
Karena tubuh sudah tidak lagi muda, dr. Alfa kembali mengingatkan agar masyarakat paruh baya menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi kepadatan tulang dan fleksibilitas sendi yang mulai menua.
Aktivitas fisik agresif yang mengharuskan lompatan tinggi, benturan kejut, atau kontak fisik secara langsung antar pemain, idealnya mulai ditinggalkan.
"Semakin tua, kita harus lebih semakin mengurangi olahraga-olahraga yang high impact, apalagi kalau yang ada body contact seperti sepak bola atau basket.
Cari olahraga yang lebih rekreasional untuk bergerak. Seperti lari pagi, sepeda, berenang. Lebih aman," imbau dr. Alfa.
6. Jadikan olahraga sebagai sarana rekreasi
Terakhir, dr. Alfa sangat menyarankan agar masyarakat berusia 40 tahun ke atas menjadikan olahraga murni sebagai sarana rekreasi yang menyenangkan, bukan sebagai ajang kompetisi adu gengsi.
Waktu istirahat di sela-sela permainan sangat penting untuk memulihkan energi, sekaligus mengistirahatkan sendi dan tulang, sebelum kembali berolahraga.
"Main-main kecil, artinya bukan untuk sparring. Kalau sudah merasa capek, istirahat dulu, santai-santai, ngobrol. Yang penting sudah keluar keringat. Ngobrol, minum, habis itu lanjut lagi," pungkas dia.
| 9 Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Cepat Hilang dan Tak Tinggalkan Bekas, Wajib Tahu |
|
|---|
| 4 Khasiat Madu untuk Batuk, Redakan Tenggorokan Gatal Secara Alami |
|
|---|
| Sering Keputihan? Waspada, Bisa Bikin Siklus Haid Berantakan! Ini Kata dr Boyke |
|
|---|
| 8 Khasiat Buah Murbei yang Jarang Diketahui, Ampuh Jaga Jantung hingga Stabilkan Gula Darah |
|
|---|
| 6 Tips Memilih Buah Segar dan Berkualitas, Jangan Tertipu Tampilan, Pastikan Manis Alami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/olahraga-santai03.jpg)