Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Singkil

Sedia Payung, Mayoritas Wilayah Aceh Singkil Diguyur Hujan 

Masing-masing Kecamatan Simpang Kanan, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara, Suro Makmur dan Kecamatan Singkohor. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Subur Dani
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI/Dede Rosadi
Bundaran: Bundaran Simpang Tiga Bank Aceh di kawasan Pulo Sarok, Singkil, Aceh Singkil. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sedia payung atau jas hujan, mayoritas wilayah Kabupaten Aceh Singkil, diguyur hujan, Senin (13/4/2026).

Masing-masing Kecamatan Simpang Kanan, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara, Suro Makmur dan Kecamatan Singkohor. 

Baca juga: Awal Pekan, Hujan Guyur Seluruh Wilayah Kota Subulussalam 

Hujan turun di enam kecamatan itu dengan intensitas ringan.

Sedangkan lima kecamatan lain di Kabupaten Aceh Singkil, diprediksi berawan. 

Baca juga: Tegas! Haji Uma Minta Kasus Penganiayaan Warga Aceh Singkil hingga Tewas di Sumut Diusut Transparan

Baca juga: Oknum Anggota DPRK Singkil Diduga Tersandung Asusila, PAN Aceh Tegaskan Tak Ada Toleransi

Yaitu kecamatan Pulau Banyak, Singkil, Danau Paris, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Dikutip dari laman Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil, 24 sampai 31 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara antara 70 persen sampai 96 persen. 

Baca juga: Makar atau Tak Nyaman? Membaca Mujani, Amsari, Fahri Hamzah, dan Mahfud MD

Sementara cuaca wilayah maritim atau perairan Aceh Singkil, berawan tebal. 

Suhu 27 ⁰C dan kelembaban relatif 85 persen. 

Angin berhembus dari Timur Laut dengan kecepatan 2 knot dan arus ke Barat Daya dengan kecepatan 0,73 knot.

Baca juga: Polemik JKA, Haji Uma Ingatkan Pemerintah Aceh: Jangan Diusik, Itu Kebutuhan Dasar Rakyat

Baca juga: 60 Guru PAUD di Aceh Ditingkatkan Kompetensinya Lewat Pelatihan Berjenjang: Langsung Kami Terapkan

Gelombang diprediksi 0,7 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori rendah.

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Baca juga: Pramono Anung: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di Asia Tenggara Berdasarkan Survei, Bukan Kita Minta

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Baca juga: Warga Ultimatum Penambang Emas Ilegal Stop Seluruh Aktivitas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved