Jumat, 15 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Dirut RSCM Langsa: Kami Tidak Menolak, Pasien Memang Harus Ngurus BPJS Mandiri karena Desil 8

Direktur Rumah Sakit Cut Mutia (RSCM) Langsa, dr. Hanafi, meluruskan permasalahan tentang isu penolakan salah satu warga Aceh Timur, Samsul Bahri

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Maulidi Alfata
PERLIHATKAN BEKAS OPERASI - Samsul Bahri, warga Seuneubok Pango, Kecamatan Banda Alam, memperlihatkan bekas operasi batu ginjal, ia perlu mengeluarkan selang pasca operasi namun terbentur oleh Pergub JKA, Kamis (14/5/2026). 

"Saat saya duduk ini terasa sangat sakit, seperti ditusuk-tusuk, jadi saya tahan," ungkapnya.

Samsul mengungkap, ia bersama istrinya yakni Zuraida, sudah berjuang mati-matian mengurus administrasi agar desil mereka diperbaiki.

Mereka mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Timur, pihak Dinsos menyatakan bahwa desil Samsul sudah diturunkan.

Baca juga: Desil Dicari, Label Miskin Dihindari

Zuraida kemudian membawa suaminya kembali ke Rumah Sakit, namun  harapan itu kandas data sistem provinsi Aceh belum berubah Samsul masih tercatat sebagai warga desil 8 dan mereka kembali ditolak.

Istri Samsul itu mengungkapkan ada ketidaksamaan antara data milik Kementerian Sosial (Kemensos) dengan data Provinsi Aceh.

Dalam data DTSEN Kemensos, Samsul tercatat di desil 6. Namun begitu NIK-nya dimasukkan ke sistem data provinsi, ia muncul sebagai warga sejahtera desil 8.

"Lihat saja keluarga kami. Kerja kami cuma jualan kelapa, tinggal di kios kecil, tidak punya aset, tidak punya kendaraan kenapa bisa desil 8?" ujar Zuraida.

Zuraida melanjutkan, ia selalu dilanda kecemasan melihat kondisi suaminya, selang yang tertinggal di dalam perut itu bukan perkara sepele. Jika terlambat dilepas, komplikasi serius bisa mengancam jiwa.

"Itu perlu langsung dikeluarkan, sementara rumah sakit tidak mau karena aturan pergub JKA itu. Mau berobat mandiri kami juga tidak punya uang," ungkapnya. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved