Selasa, 19 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Jadi Keynote Speaker Seminar Internasional di UIN Sumatera Utara 

Musriadi Aswad jadi keynote speaker seminar internasional di UIN Sumut, dorong peran anak muda bangun pendidikan demokrasi.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
Istimewa
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Dr Musriadi Aswad menjadi keynote speaker dalam kegiatan International Joint Seminar & Call For Papers 2026 yang akan digelar di Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara, Senin (18/5/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad menjadi keynote speaker dalam kegiatan International Joint Seminar & Call For Papers 2026 yang akan digelar di Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara, Senin (18/5/2026).

Seminar internasional tersebut mengangkat tema: “Suara Anak Muda: Membangun Pendidikan Demokrasi Indonesia Melalui Gagasan Inovatif, Humanis, dan Religius.”

Kegiatan ini menjadi forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi, dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemerhati sosial untuk bertukar gagasan serta hasil penelitian dalam membangun pendidikan demokrasi yang inklusif, progresif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta religiusitas.

Dalam seminar tersebut, Dr Musriadi menyampaikan gagasan terkait pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan pendidikan Indonesia di era digital melalui komunikasi, inovasi, serta penguatan nilai humanis dan religius.

"Generasi muda saat ini memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan era digital," kata politisi PAN ini.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, memperkuat komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai humanis dan religius kepada generasi muda.

Baca juga: Perang Besar di Depan Mata, Puluhan Pesawat AS Bawa Amunisi Mendarat di Israel, Siap Serang Iran

“Anak muda harus menjadi motor perubahan. Mereka harus mampu menghadirkan inovasi, membangun komunikasi yang baik, dan tetap menjunjung tinggi nilai moral serta religius di tengah perkembangan zaman,” ujar Musriadi.

Selain Musriadi, seminar internasional ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh pendidikan dari dalam dan luar negeri, yaitu Maraimbang, Dekan FUSI UIN Sumatera  Utara; Aminuddin, Direktur Pusat Kajian Politik dan Pemerintahan (Puskapol) FUSI UIN Sumatera Utara; Ridwan Nasution, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sumatera Utara; Jalaluddin, Wakil Rektor Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh; dan S Maartandan Supplah dan Naufal Rifqi Nasution, akademisi Universiti Utara Malaysia.

Seminar ini dipandu oleh Januari Riki Efendi, mahasiswa Magister Pemikiran Politik Islam FUSI UIN Sumatera Utara.

Panitia seminar menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka Call For Papers bagi para peneliti dan akademisi dengan berbagai subtema, mulai dari ilmu politik, pendidikan, Al-Qur’an dan hadis, kewarganegaraan, hukum dan HAM, komunikasi digital, ekonomi syariah, lingkungan hidup, hingga kajian multidisipliner lainnya.

Peserta seminar akan memperoleh berbagai manfaat seperti sertifikat internasional, kesempatan publikasi ilmiah, hingga penghargaan Best Paper Award. Panitia juga memberikan fasilitas publikasi gratis bagi penulis yang melakukan kolaborasi lintas negara.

Panitia berharap forum ilmiah internasional tersebut dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif dalam membangun masa depan pendidikan demokrasi Indonesia yang lebih inovatif, humanis, dan religius.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved