Berita Aceh Utara
Soroti Program MBG, Pengamat Komunikasi Unimal: Keterbukaan Informasi hingga Keterlibatan Pemkab
Pengamat Unimal Aceh Utara, Masriadi Sambo, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menyisakan persoalan mendasar
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
“Kita tiru saja negara lain, misalnya menu untuk besok, hari ini dipilih sendiri oleh murid. Sehingga tidak mubazir makanan yang diberikan terbuang percuma,” terangnya.
Sehingga, murid bisa memilih sendiri menu yang akan dikonsumsi sesuai yang tersedia di dapur MBG. “Harus variatif menu dan sesuai pilihan murid.
Kalau tidak jenuh, bosan, dan murid tak mengonsumsinya. Sayang uang negara terbuang percuma,” katanya.
Sisi lain, dia menyarankan, untuk pembangunan dapur MBG periode berikutnya harus berada di dekat sekolah.
“Sehingga pagi hari tim dapur memasak, pukul 11.00-12.00 WIB sudah bisa dihidangkan. Jadi, makanannya fresh from the oven” pungkasnya.(*)
Baca juga: Pengawasan Program MBG Harus Diperketat, DPRK Aceh Utara: Jangan Hanya Cari Untung
| Kisah Rapa-i Raja Siwah Tanah Pasir Aceh Utara, Penjaga Tradisi Rapa-i Geurimpheng |
|
|---|
| Pengendara Honda CBR Meninggal Tergilas Truk Tangki di Jalan KKA Usai Terjatuh di Tikungan |
|
|---|
| Tiga KK Korban Semburan Lumpur di Lhoksukon Kembali Tempati Rumah, Perbaikan Atap Rampung |
|
|---|
| Soal Surat Gubernur ke BPJS, Akademisi Unimal: Pembukaan Blokir JKA Harus Berdasarkan Dokumen Hukum |
|
|---|
| Krueng Peuto Butuh Tanggul Permanen, Warga Lhoksukon Sudah 4 Kali Terendam Banjir dalam 5 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MASRIADI-SAMBO-sebagai-Dosen-Unimal.jpg)