Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pidie Jaya Pora-poranda Diterjang Banjir & Longsor, Bupati Rilis Nama Gampong

"Pidie Jaya telah mengalami bencana banjir dan longsor. Berikut nama gampong yang terdampak," kata Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, Jumat.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ HO
EVAKUASI KORBAN BANJIR : Personel Polres Pidie Jaya mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan menerobos tingginya air di salah satu gampong di Pidie Jaya; Kamis (27/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Selasa (25/11/2025) – Kamis (27/11/2025), hujan lebat selama 3 hari memicu banjir & longsor besar di Kabupaten Pidie Jaya, melumpuhkan roda ekonomi, transportasi, serta merusak berbagai fasilitas umum.
  • Ribuan rumah, tambak, persawahan, dan fasilitas umum rusak.
  • Jalan nasional, provinsi, dan kabupaten terputus; jembatan serta jaringan pipa air bersih PDAM rusak.
  • Longsor tebing sungai dan badan jalan terjadi di banyak titik.
  • Banjir dan longsor di Pidie Jaya merusak ratusan gampong di 7 kecamatan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bencana banjir dan longsor terjang Pidie Jaya, akibat hujan lebat yang turun selama tiga hari, Selasa (25/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025).

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, merilis sejumlah gampong yang berdampak banjir dan longsor.

Bencana terjadi di Negeri Japakeh julukan Pidie Jaya itu sempat melumpuhkan roda ekonomi dan transportasi. 

"Pidie Jaya telah mengalami bencana banjir dan longsor. Berikut nama gampong yang terdampak," kata Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, Jumat (28/11/2025).

Ia menyebutkan, gampong yang terdampak di Kecamatan Bandar Baru berjumlah  28 gampong.

Adalah Gampong Cut Nyong, Meunasah Gampong, Baro, Pulo Rheng, Dayah Nyong, Daboih, Berandeh, Kayei Raya, Blang Glong, Tutong, Siren, Keude Lueng Putu, Peub Lueng Nibong, Baroh Musa dan Teungeh Musa.

Lalu, Gampong Balee, Udeung, Ara, Baroh Lancok, Manyang, Mesjid, Pulo Pueb, Sawang, Tualada, Cut Langien, Sagoe, Dayah Langien dan Baroh Cot. 

Menuritnya, banjir yang menerjang gampong di Kecamatan Bandar Baru akibat meluap Krueng Putu, Krueng Pante Raja hingga Krueng Cubo. 

Kata Bupati Sibral Malasyi, untuk Kecamatan Panteraja yang berdambak banjir meliputi Gampong Tu, Keude Panteraja, Hagu, Muka Blang, Lhok Puuk, Mesjid, Teungoh, Tunong, Peurade dan Reudeup.

"Sepuluh titik terjadi banjir di Panteraja akibat meluap Krueng Panteraja. Di Kecamatan Panteraja juga terjadi jalan amblas, longsor badan jalan, rusaknya rumah warga, rusak tambak warga dan longsor tebing sungai," jelasnya.

Selanjutnya, kata Sibral Malasyi, 27 gampong berdampak banjir di Kecamatan Trienggadeng, yang meliputi Sagoe, Mee Peuduek, Mesjid Peuduek, Tuha, Reuseb, Dee, Panton Raya, Dayah Teumanah, Tampui dan Keude Trienggadeng. 

Kemudian, Gampong Raya, Paya, Meue, Mesjid Trienggadeng, Teungkluet, Matang, Deah Ujong Baroh, Peulandok Teungoh, Peulandok Tunong, Deah Pangwa, Meucat, Cot Makaso, Buloh, Mee Pangwa, Kuta Pangwa, Cot Lheue Rheng dan Rawasari. Banjir di Trienggadeng akibat Krueng Beracan.

Kata Bupati Pidie Jaya, untuk Kecamatan Meureudue tercatat 30 gampong terdampak banjir dan longsor.

Adalah Meunasah Balek, Kota Meureudu, Mesjid Tuha, Rungkom, Blang Awe, Manyang Lancok, Manyang Cut, Beurawang, Rhieng Blang, Rhieng Krueng, Rhieng Mancang dan Meunasah Lhok. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved