Banjir Landa Aceh
Pertamina Percepat Pemulihan Layanan Energi di Aceh, Pastikan Penyaluran BBM dan LPG Aman
Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan energi bagi masyarakat di daerah terdampak.
Ringkasan Berita:
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Aceh
- Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan energi bagi masyarakat di daerah terdampak.
- Seluruh unit operasional Pertamina bekerja maksimal untuk memastikan ketersediaan dan distribusi energi, BBM, dan LPG bagi masyarakat berjalan lancar.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dalam kondisi aman dan terjaga.
Berbagai upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan energi bagi masyarakat di daerah terdampak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, seluruh unit operasional Pertamina bekerja maksimal untuk memastikan ketersediaan dan distribusi energi, BBM, dan LPG bagi masyarakat berjalan lancar.
“Pertamina terus melakukan pemantauan intensif terhadap stok dan distribusi BBM serta LPG. Hingga saat ini, seluruh kebutuhan energi masyarakat masih dapat terlayani. Kami juga mengupayakan akses untuk jalur distribusi kembali terbuka dengan Pemerintah Daerah, BPBD, dan dukungan instansi terkait,” kata Fahrougi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12/2025).
Baca juga: UIN Ar-Raniry Salur Bantuan Sembako kepada Korban Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen, Juga Buka Donasi
Buka 24 Jam
Per 4 Desember 2025, sebanyak 696 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau 96 persen dari total 727 SPBU di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar telah beroperasi menyalurkan BBM untuk masyarakat.
Beberapa SPBU bahkan memperpanjang jam layanan hingga 24 jam untuk memenuhi kebutuhan BBM, terutama di wilayah yang terdampak dengan tingkat permintaan tinggi.
Pertamina menyiagakan tim khusus di lapangan untuk memastikan seluruh fasilitas operasional dan rantai distribusi tetap berjalan dengan baik serta merespons cepat potensi kendala di titik-titik rawan.
Berbagai langkah dilakukan untuk melayani masyarakat yang masih terkendala akses jalan yang terputus.
Di Aceh, Pertamina melakukan alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk melayani SPBU di wilayah Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen yang sebelumnya disuplai dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan suplai alternatif dan darurat dari beberapa terminal, seperti Fuel Terminal (FT) Medan, FT Lhokseumawe, IT Dumai, FT Siantar, dan FT Kisaran, yang diaktifkan saat cuaca buruk terjadi di Medan.
Untuk memperkuat penyaluran BBM ke wilayah selatan dan utara Sibolga, Pertamina menambah armada mobil tangki dari Dumai, meliputi Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Baca juga: 1.670 LPG 3 Kg Mulai Didistribusi di Banda Aceh
Stok LPG
Dalam hal pemenuhan kebutuhan LPG, Pertamina menjaga stok dan distribusi dalam kondisi aman.
Saat ini terdapat 574 Agen LPG dan 71 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang beroperasi menyalurkan LPG kepada rumah tangga, bisnis, dan industri.
| Percepat Rehab Lahan Pertanian Pascabanjir Aceh, Dirjen LIP Apresiasi Peran TA Khalid |
|
|---|
| Bupati Al-Farlaky Salurkan Rp 118,9 Miliar, Perbaikan 5 Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir |
|
|---|
| Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana |
|
|---|
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Truk-tangki-selesai-melakukan-proses-loading-BBM-di-Sabang.jpg)