Jumat, 29 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Menteri PU: Jalan dan Jembatan di Aceh Berangsur Pulih Pascabencana

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa konektivitas jalan merupakan “urat nadi” pemulihan pascabencana.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
MELINTASI JEMBATAN - Sejumlah kendaraan melintasi jembatan bailey Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen, Selasa (13/1/2026). 

 Rambu-rambu peringatan dipasang di titik rawan kerusakan yang belum tertangani secara permanen sebagai langkah antisipasi keselamatan.

Baca juga: Pengungsi Bencana di Sumatera Berkurang, Kemensos Salurkan Santunan dan Bantu Pemulihan

Akses Jalan Nasional Kembali Fungsional

Berdasarkan laporan BPJN Aceh per 22 Januari 2026, akses transportasi melalui Jalan Nasional di seluruh Provinsi Aceh menunjukkan kemajuan signifikan.

Sejumlah ruas, antara lain Banda Aceh–Meureudu, Meureudu–Bireuen, Bireuen–Aceh Utara, Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, hingga Kuala Simpang–batas Provinsi Sumatera Utara, telah kembali fungsional untuk semua jenis kendaraan.

Sejumlah jembatan darurat bailey juga telah terpasang dan dapat dilalui, sementara penanganan longsoran dan sedimen dilakukan secara bertahap.

Beberapa jembatan yang sebelumnya dipasang secara darurat kini masuk tahap perbaikan permanen, ditandai dengan groundbreaking oleh Menteri PU pada 21 Januari 2026.

Jembatan yang ditangani antara lain:

-Ruas Banda Aceh–Meureudu

-Kota Bireuen–Aceh Utara di Jembatan Krueng Tingkeum Mak

-Kota Bireuen–Bener Meriah di Jembatan Teupin Mane

-Ruas Aceh Tengah–Nagan Raya di Jembatan Krueng Beutong

-Jembatan Lawe Mengkudu I di ruas Gayo Lues–Kutacane

-Sejumlah jembatan di ruas Bireuen–Bener Meriah–Takengon

Penanganan ini memastikan jalur transportasi kembali aman, lancar, dan mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Aceh.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved